Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Sipil > Program Studi Teknik Konstruksi Sipil > 2018

Evaluasi Metode Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Struktur Perkerasan Kaku pada Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Sidomulyo STA 33+400 S/D 39+400

Evaluation of Construction Method and Quality Control for Rigid Pavement Structure of Trans Sumatera Toll Road Project on Bakauheni – Sidomulyo Section STA 33+400 until 39+400

Tugas Akhir, 024/ 2018 / KSI
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2020-01-20 11:21:47
Oleh : 151121044 - Ingga Prima Yudha - 151121065 - Yudha Anggara Dinal Fauzi (inggayudha16@gmail.com)
Dibuat : 2020-01-20, dengan 4 file

Keyword : Trans-Sumatra Toll Road, types of work, evaluation, guidelines, evaluation results.
Subjek : Tol Trans Sumatera, jenis pekerjaan, evaluasi, pedoman, hasil evaluasi.

Proyek Tol Trans Sumatera merupakan salah satu proyek strategis Nasional yang dilaksanakan oleh Pemerintah dengan tujuan agar wilayah Sumatera menjadi lebih berkembang lagi, khususnya dalam sisi akses jalan. Selama masa pembangunan terdapat beberapa pekerjaan yang dilakukan, dimulai dari pekerjaan clearing, pengecekan tanah dasar, timbunan, lapis pondasi agregat, lean concrete, serta pelat beton. Untuk menjaga agar kualitas dari hasil setiap pekerjaan tetap sesuai dengan rencana, maka perlu dilakukan evaluasi dari sisi metode pelaksanaan dan juga evaluasi dari sisi pengendalian mutu pada proyek tersebut agar dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari kedua hal tersebut, khususnya pada STA 33+400 sampai dengan 39+400. Evaluasi dilakukan berdasarkan pedoman yang digunakan pada proyek tersebut, yaitu KAK Proyek Tol Trans Sumatera Paket 1. Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa terdapat metode pelaksanaan yang tidak sesuai dengan KAK yaitu tebal dari tiap lapisan timbunan tidak selalu 20 cm dan juga jumlah passing pada saat pemadatan tidak selalu sama seperti dengan trial embankment. Selanjutnya untuk pekerjaan lapis pondasi agregat terdapat perbedaan pada saat dilakukannya penyiraman air, ketika akan dilakukan pemadatan. Untuk pekerjaan lean concrete dan juga pelat beton tidak dilakukan perawatan beton sesuai dengan KAK. Untuk setiap lapisan timbunan tanah, nilai kepadatan terendah sebesar 95,2% dan kepadatan tertinggi sebesar 98,8%. Selanjutnya untuk lapisan subgrade nilai kepadatan yang didapatkan berkisar antara 100% sampai dengan 105,2%. Untuk pekerjaan lapis pondasi agregat nilai kepadatan yang didapat adalah 100% sampai dengan 109,7%. Sedangkan untuk pekerjaan lean concrete nilai kuat tekan rata - rata yang diperoleh berada diantara 11,10 Mpa sampai 12,29 Mpa. Akhirnya untuk pekerjaan pelat beton nilai kuat lentur rata - rata terendah sebesar 49,2 Mpa dan nilai kuat lentur tertinggi sebesar 51,47 Mpa.

Deskripsi Alternatif :

Trans-Sumatera Toll Road Project is one of the National strategic projects carried out by the Government with the aim that the Sumatra region will become more developed, especially in terms of road access. During the construction period there were several work done, starting from clearing work, subgrade checking, embankment, aggregate foundation, lean concrete, and concrete slabs. In order to maintain the quality of the results of each job in accordance with the plan, it is necessary to evaluate the implementation method as well as evaluation in terms of quality control in the project in order to know the advantages and disadvantages of these two things, especially in STA 33 + 400 up to 39 + 400. Evaluation is carried out based on the guidelines used in the project, namely KAK Trans-Sumatra Toll Road Package 1. Evaluation results show that there is an implementation method that is not in accordance with KAK, that the thickness of each layer of embankment is not always 20 cm and also the amount of passing during compaction is not always the same as with trial embankment. Furthermore, for aggregate foundation work there is a difference when watering is done, when compaction will be carried out. For lean concrete works and concrete slabs, concrete maintenance is not carried out in accordance with KAK. For each layer of landfill, the lowest density value is 95.2% and the highest density is 98.8%. Furthermore, for the subgrade layer the density values obtained ranged from 100% to 105.2%. For aggregate foundation work the density value obtained is 100% to 109.7%. As for the lean concrete work the compressive strength value obtained is between 11.10 MPa to 12.29 MPa. Finally for the concrete plate work the lowest flexural strength value was 49.2 Mpa and the highest flexural strength value was 51.47 Mpa.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Suherman, M.Eng., Ph, Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...