Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Elektro > Program Studi Teknik Elektronika > 2020

Sistem Pemberi Pakan Lobster Otomatis menggunakan Pendeteksian Frekuensi Suara Berbasis Internet of Things

The Automatic Lobster Feeders System using Sound Frequency Detector Based on Internet of Things

Tugas Akhir, 023 / 2020 / TEL
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2021-03-29 15:07:51
Oleh : 171311028 - Siti Mariam (smry284@gmail.com)
Dibuat : 2021-03-29, dengan 4 file

Keyword : Shrimp Feed, Hydrophone Sensor, Smartphone, Internet Of Things
Subjek : Pakan Udang, Sensor Hydrophone, smartphone, Internet Of Things.

Pemberian pakan dan kualitas air dalam budidaya udang lobster merupakan salah satu hal yang penting dalam menentukan kualitas udang. Pemberian pakan udang masih dilakukan secara manual oleh peternak budidaya udang tanpa mengetahui pakan yang dilontarkan telah cukup atau tidak, karena apabila pakan telah mencukupi dan pakan tersebut dilontarkan kedalam tambak udang akan merusak kualitas lingkungan seperti kualitas air dan kesedahan air. Tugas akhir ini dibuat agar bisa mengefektifkan peternak udang dalam memberi pakan udang secara otomatis yaitu dengan cara memanfaatkan pendeteksian frekuensi dalam keadaan lapar. untuk frekuensi yang dikeluarkan oleh udang saat lapar adalah 50 Hz sampai 2000 Hz. Frekuensi tersebut dideteksi menggunakan sensor hydrophone yaitu sensor yang berfungsi mendeteksi frekuensi di dalam air dan bisa melakukan pendeteksian posisi atau wilayah udang yang lapar. Memonitoring keadaan udang bisa dilakukan dengan jarak jauh melalui smartphone karena sistem pemantauannya sudah berbasis IoT (Internet Of Things). Dengan hasil uji pada saat pendeteksian frekuensi berada diantara rentan nilai 50-2000 Hz maka wadah pakan akan terbuka, dengan pemantauan yang bisa dipantau menggunakan LCD untuk jarak dekat dan smartphone untuk jarak jauh.

Deskripsi Alternatif :

The provision of feed and water quality in lobster shrimp culture is one of the important things in determining the quality of shrimp. Shrimp feeding is still done manually by shrimp farming farmers without knowing the feed that has been thrown is sufficient or not, because if the feed is sufficient and the feed is thrown into the shrimp pond it will damage environmental quality such as water quality and water hardness. This final project is designed to make shrimp breeders more effective in feeding shrimp automatically, by utilizing frequency detection in a hungry state. for the frequency released by the shrimp when hungry is 50 Hz to 2000 Hz. This frequency is detected using a hydrophone sensor, which is a sensor that detects frequencies in the water and can detect the position or area of hungry shrimp. Monitoring the condition of shrimp can be done remotely via a smartphone because the monitoring system is based on IoT (Internet Of Things). With the test results when the frequency detection is between the vulnerable values of 50-2000 Hz, the feed container will open, with monitoring that can be monitored using the LCD for short distances and smartphones for long distances.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Trisno Yuwono Putro, S.T., M.Eng.


    Pembimbing 2: Yana Sudarsa, BSEE., M.T., Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...