Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Mesin > Program Studi Teknik Aeronautika > 2018 - GMF

Rancang Bangun Model Kabin Pesawat B777X Untuk Simulasi Tekanan, Temperatur, Kelembaban, Dan Ketinggian Sebagai Bahan Pembelajaran

Model Props Of B777X Aircraft Cabin For Simulations Of Pressure, Temperature, Humidity, And Altitude As Learning Media

Tugas Akhir, 003 / 2018 / AE-GMF
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-10-09 14:08:53
Oleh : Abdurrasyid Ar Rafi Fathin - 151229003 (aarrafifathin@gmail.com)
Dibuat : 2018-10-09, dengan 4 file

Keyword : B777X, Presurisasi Kabin, Cabin Altitude
Subjek : B777X, Cabin Pressurization, Cabin Altitude

Fuselage (badan pesawat) adalah bagian badan utama sebuah pesawat di mana awak pesawat, penumpang atau kargo ditempatkan. Saat terbang mencapai ketinggian 10.000 ft., fuselage bagian kokpit, kabin, dan kargo dipresurisasi agar tekanan di dalam pesawat stabil 10.87-11,74 psi. Presurisasi kabin bertujuan untuk menjaga keamanan, memberikan efek nyaman, serta menjaga seluruh awak pesawat dan penumpang agar terhindar dari gangguan psikologi di ketinggian. Keadaan tekanan ini dapat diperagakan dengan membuat sebuah model kabin, serta pengaturan tekanan berdasarkan ketinggian dengan menggunakan vacuum chamber sebagai simulasi aircraft pressurization. Pelaksanaan terfokus pada perancangan, manufaktur, dan pengujian benda, serta simulasi dapat dilakukan bersamaan dengan pengukuran tekanan, temperatur, dan kelembaban. Desain kabin dibuat dengan menggunakan perangkat lunak Solidworks, dan dibuat dengan menggunakan skala 1:24, dengan acuan dari data pesawat yang digunakan. Dalam pengerjaan desain, model kabin dibuat secara tidak detail, namun berupa tabung yang terbuat dari komposit dan dapat digunakan untuk simulasi. Kekuatan struktur komposit dapat menahan hingga 14,1 psi, serta memiliki safety factor 9,6. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan data properti udara berupa tekanan, kelembaban, dan temperatur dengan cara meletakkan kabin di dalam vacuum chamber. Udara dalam Vacuum chamber dihisap oleh kompresor hingga tekanan 6 psi setara dengan ketinggian 22.000 kaki berdasarkan tabel ISA. Udara dalam kabin terhisap melalui lubang outflow untuk menyesuaikan tekanan dalam kabin terhadap ketinggian dan tekanan luar kabin. Kabin dipompa saat tekanan dalam kabin telah mencapai batas kurang dari 11,74 psi. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan TA adalah data properti udara hasil simulasi, serta model uji/benda yang dapat digunakan untuk simulasi sebagai sarana/bahan pembelajaran mata kuliah Aircraft System, mengenai aircraft pressurization. Kata kunci: B777X, Presurisasi Kabin, Cabin Altitude.

Deskripsi Alternatif :

Fuselage is a part of the main body of an aircraft where the flight crew, passenger or cargo is placed. When flying to a height of 10,000 ft., the fuselage, cabin and cargo section were pressurized so that the pressure inside the aircraft was stable at 10.87 - 11.74 psi. Cabin presurization aims to maintain security, provide a comfortable effect, and keep all flight crew and passengers to avoid psychological disturbances at high altitudes. This pressure situation can be demonstrated by making a cabin model, as well as setting the pressure based on altitude by using a vacuum chamber as a simulation of aircraft pressurization. The implementation are focused on the design, manufacture and testing of objects, as well as simulations can be carried out simultaneously with measurements of pressure, temperature and humidity. The cabin design is made using Solidworks software, and is made using a 1:24 scale, with reference to the aircraft data used. In the design process, the cabin model is made undetail, but in the form of a tube made of composite and can be used for simulation. The strength of the composite structure can withstand up to 14.1 psi, and has a safety factor of 9.6. Tests are carried out to obtain air property data in the form of pressure, humidity, and temperature by placing the cabin in the vacuum chamber. The air in the Vacuum chamber is sucked by a compressor up to a pressure of 6 psi equivalent to an altitude of 22,000 feet based on the ISA table. The air in the cabin is sucked through the outflow hole to adjust the pressure in the cabin to the height and pressure outside the cabin. The cab is pumped when the pressure in the cabin has reached the limit of less than 11.74 psi. The results obtained in the implementation of TA are air property data from the simulation results, as well as test/object models that can be used for simulation as learning materials for Aircraft System subjects, regarding aircraft pressurization. Keywords: B777X, Cabin Pressurization, Cabin Altitude.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Teguh Wibowo, Dipl.Ing., M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...