Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2017

Uji Performansi Sistem Refrigerasi Brine Cooling Menggunakan Refrigeran R-22 Dengan MC-22

Performance Test Brine Cooling Refrigeration System Using Refrigerant R-22 with MC-22

Tugas Akhir, 031 / 2017 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-01-12 14:56:13
Oleh : Adz Dzikraa Dinandy Putra - 141611035 (zikra_06_04@yahoo.co.id)
Dibuat : 2018-01-12, dengan 4 file

Keyword : Performansi, R-22, MC-22, Hidrokarbon, Produk Susu, Brine Cooling
Subjek : Performance, R-22, MC-22, Hydrocarbon, Dairy, Brine Cooling

Pada saat ini refrigeran R-22 sudah banyak dilarang di dunia industri karena berdampak buruk terhadap lingkungan yaitu dapat merusak lapisan ozon dan menimbulkan potensi pemanasan global, sehingga muncul refrigeran pengganti R-22 yaitu refrigeran hidrokarbon Musicool-22 atau MC-22. MC-22 lebih ramah lingkungan dibanding R-22. Produk yang akan didinginkan adalah susu, dimana temperatur susu yang harus dijaga adalah 4,5ºC. Tujuan penelitian pada tugas akhir ini adalah menguji performansi kedua refrigeran utama sistem refrigerasi brine cooling agar mengetahui refrigeran mana yang lebih baik digunakan pada sistem ini berdasarkan performansi dan efisiensinya. Metoda yang dilakukan adalah merancang bangun sistem brine cooling dengan refrigeran sekunder campuran air dan propylene glycol. Hasil percobaan tugas akhir kali ini mendapatkan nilai COPaktual dan COPcarnot sistem refrigerasi R-22 sebesar 2,965 dan 5,280 dengan efisiensi 56,15%, sedangkan untuk MC-22 sebesar 2,984 dan 5,347 dengan efisiensi 55,81%. Kata kunci: Performansi, R-22, MC-22, Hidrokarbon, Produk Susu, Brine Cooling.

Deskripsi Alternatif :

At this time R-22 refrigerant has been banned in the industrial world because of the adverse impact on the environment that can damage the ozone layer and cause the potential for global warming, resulting in refrigerant replacement R-22 is the hydrocarbon refrigerant Musicool-22 or MC-22. MC-22 is more environmentally friendly than R-22. The product to be cooled is milk, where the temperature of milk to be maintained is 4.5ºC. The purpose of this research is to test the performance of the two main refrigerant brine cooling refrigeration system to know which refrigerant is better used on this system based on performance and efficiency. The method used is to design a brine cooling system with a secondary refrigerant mixture of water and propylene glycol. The result of this final task experiment get the value of COPactual and COPcarnot R-22 refrigeration system of 2,965 and 5,280 with efficiency 56,15%, while for MC-22 equal to 2,984 and 5,347 with efficiency 55,81%. Keywords: Performance, R-22, MC-22, Hydrocarbon, Dairy, Brine Cooling.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Tandi Sutandi, S.ST., M.T.

    Pembimbing 2: Ir. Andriyanto Setyawan, M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...