Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2018

Kaji Eksperimental Pengaruh Tube in Tube Heat Exchanger pada Mini Freezer

The Experimental Study of Tube in Tube Heat Exchanger's Effect on Mini Freezer

Tugas Akhir, 029 / 2018 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2019-01-21 14:18:14
Oleh : Aghnia Rusydah - 151611033 (aghniarusydah@gmail.com)
Dibuat : 2019-01-21, dengan 4 file

Keyword : Mini Freezer, Heat Exchanger, Subcooled, Efek Refrigerasi, Chilling Time
Subjek : Mini Freezer, Heat Exchanger, Subcooled, Refrigeration Effect, Chilling Time

Heat Exchanger (HX) merupakan suatu alat yang digunakan untuk menukarkan kalor. Pada dasarnya, prinsip kerja dari HX yaitu mentransfer panas suatu fluida dari temperatur yang lebih tinggi ke temperatur yang lebih rendah. Pertukaran panas tersebut menghasilkan efek subcooled dan superheat pada sistem refrigerasi, sehingga efek refrigerasi bertambah. Proses pertukaran panas yang terjadi dengan menggunakan pipa heat exchanger sepanjang 25 cm dapat menurunkan temperatur refrigeran rata-rata sebesar 2⁰C. Efek refrigerasi yang dihasilkan untuk sistem menggunakan HX sebesar 156,99 kJ/kg, sedangkan untuk sistem tanpa HX sebesar 147,76 kJ/kg. Nilai COPaktual untuk sistem yang menggunakan HX sebesar 3,01 sedangkan nilai COPaktual untuk sistem tanpa HX sebesar 2,89. Efisiensi untuk sistem yang menggunakan HX sebesar 49,95%, sedangkan untuk sistem tanpa HX sebesar 51,64%. Dengan efek refrigerasi yang lebih besar menghasilkan chilling time produk yang lebih cepat, yaitu chilling time untuk sistem yang menggunakan HX 3 menit lebih cepat daripada sistem tanpa HX. Kata kunci: Mini Freezer, Heat Exchanger, Subcooled, Efek Refrigerasi, Chilling Time.

Deskripsi Alternatif :

Heat Exchanger (HX) is a device used for exchange heat. Basically, the working principle from HX is to transfer the heat of a fluid from the higher temperature to the lower temperature. The heat exchange produces subcooled effect and superheat in refrigeration system, so the refrigeration system increases.The heat exchange process that occurs with heat exchanger pipe 25 cm can decrease refrigerant's average temperature 2⁰C. The refrigeration effect with HX produces 156,99 kJ/kg, while for sytem without HX produces 147,767 kJ/kg. COPactual value for system using HX is 3,01, while COPactual with system without HX is 2,89. The efficiency of system with HX is 49,95%, while the efficiency system without HX is 51,64%. The higher refrigeration effect produces faster chilling time, chilling time that use HX 3 minutes faster than system without HX. Keywords: Mini Freezer, Heat Exchanger, Subcooled, Refrigeration Effect, Chilling Time.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: A. P. Edi Sukamto, S.T., M.T.

    Pembimbing 2: Dr. Ir. Windy Hermawan Mitrakusuma, M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...