Path: Top > Karya Tulis Ilmiah Tenaga Pendidik POLBAN di Terbitan Institusi Lain

Penggunaan Ekstrak Teh (Camellia Sinensis) sebagai Inhibitor Korosi Baja karbon dalam Air Laut Sintetis

Proceeding from JBPTPPOLBAN / 2013-08-01 15:37:09
Oleh : Agustinus Ngatin (ngatin_agustinus@yahoo.com)
Dibuat : 2013-07-02, dengan 1 file

Keyword : inhibitor, ekstrak teh, laju korosi, baja karbon rendah, air laut sintetis

Proses korosi adalah suatu proses yang spontan, sehingga tidak mungkin dihentikan, namun dapat dikendalikan dengan menggunakan beberapa metoda, salah satunya yaitu dengan penambahan inhibitor. Inhibitor adalah suatu bahan kimia yang dalam jumlah kecil dapat memperlambat laju korosi. Penelitian ini bertujuan mempelajari penggunaan ekstrak daun teh sebagai inhibitor korosi baja karbon rendah dalam air laut sintetis. Penelitian dilakukan dengan mencelupkan plat baja 2x5 cm dengan tebal 3 mm dalam air laut sintetis tanpa dan penambahan ekstrak teh dengan konsentrasi 2% serta waktu pengkorosian 0,5 hari, 1 hari, 2 hari, 4 hari, 8 hari dan 16 hari dengan kondisi proses 250C. Pada kondisi 25oC, 45oC dan 60oC hanya dilakukan waktu pengkorosian 1 jam, 3 jam dan 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis dengan penambahan ekstrak teh relatif lebih rendah dibandingkan laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis tanpa ekstrak teh. Laju korosi paling rendah dicapai pada penambahan ekstrak teh celup, yaitu sebesar 8,25 mpy dengan efisiensi 95,61% pada waktu pengkorosian delapan hari dan terus menurun dengan waktu pengkorosian sampai mencapai efisiensi penghambatan 100%. Laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis pada kenaikan suhu sampai 600C menunjukkan penurunan sampai 168,93 mpy dengan efisiensi 90,82%, sedangkan laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis tanpa penambahan ekstrak teh menunjukkan kenaikan laju korosi sejalan dengan meningkatnya suhu

Deskripsi Alternatif :

Proses korosi adalah suatu proses yang spontan, sehingga tidak mungkin dihentikan, namun dapat dikendalikan dengan menggunakan beberapa metoda, salah satunya yaitu dengan penambahan inhibitor. Inhibitor adalah suatu bahan kimia yang dalam jumlah kecil dapat memperlambat laju korosi. Penelitian ini bertujuan mempelajari penggunaan ekstrak daun teh sebagai inhibitor korosi baja karbon rendah dalam air laut sintetis. Penelitian dilakukan dengan mencelupkan plat baja 2x5 cm dengan tebal 3 mm dalam air laut sintetis tanpa dan penambahan ekstrak teh dengan konsentrasi 2% serta waktu pengkorosian 0,5 hari, 1 hari, 2 hari, 4 hari, 8 hari dan 16 hari dengan kondisi proses 250C. Pada kondisi 25oC, 45oC dan 60oC hanya dilakukan waktu pengkorosian 1 jam, 3 jam dan 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis dengan penambahan ekstrak teh relatif lebih rendah dibandingkan laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis tanpa ekstrak teh. Laju korosi paling rendah dicapai pada penambahan ekstrak teh celup, yaitu sebesar 8,25 mpy dengan efisiensi 95,61% pada waktu pengkorosian delapan hari dan terus menurun dengan waktu pengkorosian sampai mencapai efisiensi penghambatan 100%. Laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis pada kenaikan suhu sampai 600C menunjukkan penurunan sampai 168,93 mpy dengan efisiensi 90,82%, sedangkan laju korosi baja karbon dalam air laut sintetis tanpa penambahan ekstrak teh menunjukkan kenaikan laju korosi sejalan dengan meningkatnya suhu

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Idayu Gemalia