Path: Top > Tugas Akhir - D4 > Jurusan Teknik Sipil > Prodi Teknik Perancangan Jalan & Jembatan > 2012

PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA PADA JEMBATAN KERETA API BH. 21 KM.11+009 LINTAS BABAT-TUBAN

UPPER STRUCTURE DESIGN OF STEEL FRAME BRIDGE FOR RAILWAY BRIDGE BH.21 KM.11+009 AT BABAT-TUBAN

Tugas Akhir, 013 / 2012 / TPJJ
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2015-11-18 09:22:30
Oleh : Ardi Bayu Permana - 08124003
Dibuat : 2013-01-08, dengan 4 file

Keyword : Struktur atas, rangka baja, jembatan kereta api, metode kantilever
Subjek : Upper structure, steel frame, railway bridges, cantilever method

Untuk mendukung pengangkutan dan pendistribusian semen dari pabrik semen di wilayah Tuban ke daerah-daerah lain. Kementrian Perhubungan melalui Satuan Kerja Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas Prasarana Perkeretaapian-Direktorat Jendral Perkeretaapian pada tahun 2009 berencana mengaktifkan kembali jalur kereta api antara stasiun Babat dan Stasiun Tuban dengan dua stasiun antara stasiun Plumpang dan stasiun Palang. Dalam rangkaian pengaktifan kembali jalur ini, salah satu lingkup pekerjaannya adalah mendesain jembatan-jembatan kereta api yang melintasi jalur tersebut, salah satunya pada bangunan hikmat No 21 (BH.21) yang teletak di KM.11+009 Babat-Tuban. Maka penulis mengambil "Perencanaan Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Pada Jembatan Kereta Api BH. 21 KM.11+009 Lintas Babat-Tuban" sebagai topik tugas akhir Diploma-IV. Panjang total jembatan ini adalah 24 m. Perencanaan struktur atas jembatan BH. 21 ini, dimulai dengan analisa pembebanan yang terdiri atas beban mati, beban hidup, beban angin, dan beban kesamping akibat lokomotif. Kemudian perhitungan (pendimensian) menggunakan tabel profil dari PT Cigading Habeam Center. Perhitungan sambungan menggunakan sambungan baut. Metode pelaksanaan menggunakan metode kantilever, dan perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) menggunakan metode unit price. Perencanaan dilakukan menggunakan metode LRFD, AVBP 1932, RM 1921, PD 10, RSNI T-03-2005, dan SNI 03-1729-2002. Dari hasil perencananaan, profil untuk gelagar memanjang menggunakan baja IWF 350.350.12.19, gelagar melintang menggunakan baja IWF 800.200.16.25, dan untuk gelagar induk menggunakan IWF 300.300.9.16. sambungan antara gelagar memanjang dan melintang serta antara gelagar melintang dengan gelagar induk menggunkan baut biasa A307 dengan diameter 1 inchi atau 25,4 mm dan sambungan pada rangka batang menggunakan baut mutu tinggi A490 dengan diameter 1.5 inchi atau 38,1 mm. Metode pelaksanaan menggunaan metode kantilever yang dirakit dari salah satu ujung sungai ke sebrangnya secara bertahap. Kata kunci : Struktur atas, rangka baja, jembatan kereta api, metode kantilever.

Deskripsi Alternatif :

To support the transportation and distribution of cement from the cement factory in Tuban area to other districts. Ministry of Transportation through the Work Unit Development and Improvement of Infrastructure Facilities Railroad - Railroad Directorate general for the year 2009 plan to reactivate the railway station, between Babat Station and Tuban Station with two stations between the Plumpang Stations and Palang Stations. In a series of reactivation of this pathway, the scope of this job is to design railway bridges that cross the line, one of them on bangunan hikmat No. 21 (BH.21) located at KM.11+009 Babat-Tuban. The authors take "UPPER STRUCTURE DESIGN OF STEEL FRAME BRIDGE FOR RAILWAY BRIDGE BH.21 KM.11+009 AT BABAT-TUBAN" as a final project topic Diploma-IV.


The length of this bridge is 24 m. The structure of the bridge BH. 21 analysis begins with the loading consists of dead load, live loads, wind loads, and load laterally from the locomotive . Then the calculation using profile tables from PT Cigading Habeam Center. Calculations of the connection using a bolt connection.. Implementation using the cantilever method and calculation of the budget plan using the unit price method.


Planning using the LRFD method, AVBP 1932, RM 1921, PD 10, RSNI T-03-2005, and SNI 03-1729-2002. Results of planning, stringer profile using IWF 350.350.12.19, cross beam using IWF 800.200.16.25 and chords using IWF 300.300.9.16. The connection between stringer and cross beam and the connection between cross beam and chords use A307 bolts with a diameter of 1 inch or 25.4 mm, connection to the truss using A490 high strength bolts with a diameter of 1.5 inch or 38.1 mm. The Implementation methods using cantilever method which is assembled from the end of the river to other side gradually.


Keyword : Upper structure, steel frame, railway bridges, cantilever method.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Suroso Saroso, Ir., M.Sc.


    Pembimbing 2: Rahmita Sari Rafdinal, SST., M.Eng. , Editor: Erlin Arvelina

Download...