Path: Top > Journal Politeknik Negeri Bandung > Unit Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) > SPEKTRUM TEKNOLOGI > Volume 16 Nomor 2 Oktober 2009

Evaluasi Kerusakan Transformator Utama Unit 1 412,2 Mva 16,5 kV/ 500 kV di PLTA Saguling

Evaluation of the Demage on the Main Trasformer Unit I 412,2 Mva 16,5 Kv/500 Kv At PLTA Saguling

Journal from JBPTPPOLBAN / 2013-09-23 13:19:37
Oleh : Asikin S.Y. (asikin@polban.ac.id)
Dibuat : 2013-09-23, dengan 1 file

Keyword : Transformator tenaga, minyak transformator, lightning arrester, tahanan pembumian, tahanan isolasi

Transformator tenaga unit 1 di PLTA Saguling yang berfungsi sebagai penaik tegangan menengah (16,5 kV) menjadi tegangan extra tinggi (500 KV). Apabila transformator ini mengalami gangguan sehingga terjadi kerusakan, maka dapat menimbulkan kerugian materil bagi pembangkit. Nilai total gas terlarut dalam minyak transformator 140,27 ppm (v/v) ini masih dalam kisaran nilai TDCG yang diperbolehkan oleh IEE std. C57 104 -1991 yaitu antara (0-500) ppm. Indikasi ini memperlihatkan bahwa operasi transformator berjalan normal. Namun di lain pihak terjadi partial discharge dalam minyak transformator yang dipergunakan. Partial discharge diperlihatkan oleh keberadaan gas H2 yang cukup besar. Hal ini juga menunjukkan bahwa minyak transformator sudah menurun tingkat kualitasnya. Dari evaluasi ini juga diketahui terdapat kesalahan pemasangan lightning arrester pada transformator utama PLTA Saguling. Kesalahan pemasangan ini dapat mengakibatkan kerusakan transformator secara tidak langsung, karena ketika terjadi petir tidak akan mengalami pemotongan tegangan, sehingga arus petir maksimal mencapai transformator tersebut. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai tahanan pembumian sebesar 0,025 Ω untuk kondisi normal, sedangkan dari hasil pengukuran nilai tahanan pembumian = 6 Ω. Hal ini memperlihatkan bahwa telah terjadi gangguan pada lightning arrester yang ada di PLTA Saguling, karena untuk gardu induk bertegangan tinggi nilai tahanan pembumian tersebut harus mendekati nol atau ≤ 1 ohm.

Deskripsi Alternatif :

Power transformer unit 1 in the hydroelectric power that serves as Saguling towing medium voltage (16,5 kV) to extra high voltage (500 KV). If the transformer is susceptible to interference, resulting in damage, it can cause loss of plant material. Value of gas dissolved in transformer oil 140,27 ppm (v/v) was still in the range of values that TDCG means are permitted by the IEE standards. C57 104-1991 value of (0-500) ppm. This indication shows that the normal transformer operation. But on the other hand partial discharge occurs in the transformer oil is used. Partial discharge is shown by the presence of H2 gas is large enough. This also indicates that the transformer oil has decreased the level of quality. From this evaluation is also known to have lightning Arrester installation errors on the main transformer Saguling hydropower. This installation errors can cause damage to the transformer indirectly, because when the lightning would not have cut the tension, so that the maximum lightning current reaches the transformer.Calculation results obtained from the value of grounding resistance of 0.025 Ω to normal conditions, whereas measurements of grounding resistance value = 6 Ω. This shows that there has been interference with the existing lightning Arrester Saguling in hydropower, because the main relay station for high voltage grounding resistance value should be near zero or ≤ 1Ohm.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Idayu Gemalia

Download...