Path: Top > Skripsi - D4 > Jurusan Teknik Komputer dan Informatika > Prodi Teknik Informatika > 2016

Deteksi dan Hitung Sel Blast dengan C-Y Color Model dan Marker-Controlled Watershed terhadap Morfologi Darah Tepi

Detect and Count Blast Cell Using C-Y Color Model and Marker-Controlled Watershed to Morphology of Peripheral Blood

Tugas Akhir, 017 / 2016 / TI4
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-09-03 15:06:01
Oleh : Azka Nur Fuadah - 121524007 (m121524007@students.jtk.polban.ac.id)
Dibuat : 2017-05-22, dengan 4 file

Keyword : pendeteksian sel blast, perhitungan sel blast, C-Y color model, marker-controlled watershed.
Subjek : blast cell detection, blast cell counting, C-Y color model, marker-controlled watershed

Kanker darah atau yang disebut leukemia lebih banyak ditemukan pada anak dibandingkan jenis kanker anak lainnya. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, maka pendeteksian kanker leukemia bisa dilakukan lebih cepat dan lebih mudah, salah satunya berdasarkan pemeriksaan morfologi pada sel darah putih, dengan mendeteksi kelainan bentuk dan diameter pada sel darah. Aplikasi Pendeteksi Leukemia (APL) yang merupakan Tugas Akhir tahun 2015 berhasil mendeteksi sel darah putih dengan Saturation pada HSV, metode Otsu Thresholding dan metode Watershed Transform sebagai metode yang digunakan pada proses pemisahan sel-sel. Kekurangan dari APL adalah tidak tersegmentasinya sitoplasma yang merupakan bagian luar dari sel darah putih, sehingga mengurangi akurasi diameter sel darah putih. Selain itu, Watershed Transform juga memiliki kekurangan yang sangat umum, yaitu oversegmentation. Berbeda dengan APL, penelitian ini menggunakan C-Y color model untuk mendeteksi sitoplasma pada sel darah putih. C-Y color model merupakan komponen yang menghasilkan tingkat grayscale yang sama pada nukleus dan sitoplasma sehingga sitoplasma tidak menghilang ketika dilakukan thresholding pada citra sel darah. Sama halnya dengan APL, eksperimen ini menggunakan Otsu Thresholding dalam mensegmentasi citra sel darah. Selain itu, eksperimen ini menggunakan Marker-Controlled Watershed dapat mengatasi permasalahan dalam oversegmentation. Selain itu, berbeda dengan APL yang menghitung banyak sel limfosit dan sel blast, eksperimen ini hanya menghitung sel blast saja. Parameter diameter pada APL didapat dari nilai keliling, sedangkan eksperimen ini mendapatkannya dari nilai luas sel darah putih. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase akurasi sebesar 92.90% dan rata-rata false positive sebesar 12.78% dengan metode C-Y color model dan Marker-Controlled Watershed. Kata Kunci: pendeteksian sel blast, perhitungan sel blast, C-Y color model, marker-controlled watershed.

Deskripsi Alternatif :

Blood cancer or called leukemia is more commonly found in children than other types of cancers. With rapid advances in technology, leukemia detection can be done faster and easier, one of which based on morphological examination of white blood cells to detect abnormalities in the shape and diameter of blood cells. Applications Detection of Leukemia (APL) which is 2015 Final Project managed to detect the white blood white cells with the HSV Saturation, Otsu Thresholding method and Watershed Transform method as the methods used in the process of separation cells. Disadvantages of APL is the cytoplasm which is the outer pasrt of cell is not segmented properly, thus reducing the accuracy of the diameter of white blood cells. In addition, Watershed Transform also has shortcomings that are very common, namely oversegmentation. In contrast to APL, this study applied C-Y color models to detect the cytoplasm of white blood cells. Component R-Y in C-Y color model succeed in generating the same grayscale levels in the nucleus and cytoplasm so that the cytoplasm does not disappear when done thresholding to the image of blood cells. Similar to APL, the experiment used Otsu thresholding for segmenting blood cells. In addition, these experiments used Marker-Controlled Watershed which overcome the problems in oversegmentation. In contrast with APL who count many lymphocytes and blast cell, this experiment only count blast cell in the APL, diameter parameter was obtained from the value of the circumference, while in the experiment it was obtained from the value of white blood cell area. The results showed the average percentage of accuracy of 92.90% and the average false positive of 12.78% with C-Y color models and Marker-Controlled Watershed. Keywords: blast cell detection, blast cell counting, C-Y color model, marker-controlled watershed.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Priyanto Hidayatullah, ST., M.Sc., Editor: Erlin Arvelina

Download...