Path: Top > Electronics Clipping > EVENT > KAA

KAA Belum Optimal Atasi Kemiskinan

Bisnis Indonesia, Senin, 25 April 2005, hal.1
Clipping from JBPTPPOLBAN / 2012-02-18 15:07:19
Oleh : (reporter PR), Referensi
Dibuat : 2005-04-27, dengan 0 file

Keyword : KAA, Asia Afrika, kerjasama ekonomi, kemiskinan

JAKARTA (Bisnis): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika menjadi bekal mengatasi pembangunan yang dilaksanakan negara-negara di kedua benua itu.

Presiden mengatakan kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika yang datang ke Bandung jangan hanya nostalgia dan mengingat KAA 1955. "Tetapi harus memilki optimalisme membangun kemitraan strategis baru untuk mengatasi masalah-masalah besar yang dihadapi negara-negara di Asia Afrika," katanya dalam pidato sambutan peringatan 59 tahun KAA di Bandung kemarin.

.................................................

Negara-negara di Asia yang sudah mampu itu, menurut dia, seharusnya meningkatkan kerja sama dengan negara yang masih terbelakang dalam pembangunan berdasarkan`Semangat Bandung'.

Sedangkan Direktur Eksekutif Institute for Global Justice (IGJ) Bonnie Setiawan menyebutkan semangat Bandung dalam KAA hanya sebatas nostalgia. "Semangatnya kini adalah semangat yang seiring dengan alam globalisasi ekonomi mutakhir yang dikenal dengan globalisasi neoliberal. Dalam semangat ini, berbagai pertemuan internasional, regional, dan bilateral didorong ke arah pengintegrasian ke pasar bebas dan perdagangan bebas," tulisnya dalam situs resmi IGJ.

Bonnie juga menyinggung mengenai minimnya keikutsertaan masyarakat sipil dalam kemitraan strategis Asia Afrika baru. "Yang dilibatkan hanyalah kalangan bisnis, golongan pemuda dan perempuan yang masing-masing diorganisasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga

...............................................

Deskripsi Alternatif :

JAKARTA (Bisnis): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika menjadi bekal mengatasi pembangunan yang dilaksanakan negara-negara di kedua benua itu.

Presiden mengatakan kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika yang datang ke Bandung jangan hanya nostalgia dan mengingat KAA 1955. "Tetapi harus memilki optimalisme membangun kemitraan strategis baru untuk mengatasi masalah-masalah besar yang dihadapi negara-negara di Asia Afrika," katanya dalam pidato sambutan peringatan 59 tahun KAA di Bandung kemarin.

.................................................

Negara-negara di Asia yang sudah mampu itu, menurut dia, seharusnya meningkatkan kerja sama dengan negara yang masih terbelakang dalam pembangunan berdasarkan`Semangat Bandung'.

Sedangkan Direktur Eksekutif Institute for Global Justice (IGJ) Bonnie Setiawan menyebutkan semangat Bandung dalam KAA hanya sebatas nostalgia. "Semangatnya kini adalah semangat yang seiring dengan alam globalisasi ekonomi mutakhir yang dikenal dengan globalisasi neoliberal. Dalam semangat ini, berbagai pertemuan internasional, regional, dan bilateral didorong ke arah pengintegrasian ke pasar bebas dan perdagangan bebas," tulisnya dalam situs resmi IGJ.

Bonnie juga menyinggung mengenai minimnya keikutsertaan masyarakat sipil dalam kemitraan strategis Asia Afrika baru. "Yang dilibatkan hanyalah kalangan bisnis, golongan pemuda dan perempuan yang masing-masing diorganisasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga

...............................................

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiReferensi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Penulis: reporter:asm/hh/gak/bsi, Editor: