Path: Top > Electronics Clipping > ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI > TEKNIK SIPIL

Sekitar 100 Rumah di Sukmajaya Akan Tergusur Tol

KOMPAS, Kamis, 9 Maret 2006, Hal.28
Clipping from JBPTPPOLBAN / 2013-12-16 14:03:51
Oleh : (KSP) , POLBAN
Dibuat : 2006-03-10, dengan 0 file

Keyword : Jalan tol, Depok

DEPOK, KOMPAS - Sekitar 100 rumah di Kecamatan Sukmajaya, Depok, bakal tergusur proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Rumah tersebut sebagian besar berlokasi di Kompleks Perumahan Pelni dan Taman Duta.



Camat Sukmajaya Nina Suzana, Rabu (8/3), menyatakan sudah mulai melakukan sosialisasi kepada warga tentang rencana pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Di wilayah Sukmajaya, jalan tol akan melalui Kelurahan Mekar Jaya, Bakti Jaya, dan Cisalak. "Sebagian warga sudah tahu rumah dan tanah mereka akan terkena proyek tol," kata Nina.



Selain lahan kosong, kompleks perumahan yang bakal tergusur adalah Kompleks Pelni dan Taman Duta serta sejumlah rumah penduduk di perkampungan. Harga tanah di daerah itu Rp 500.000-Rp 1,5 juta per meter persegi. Namun, Nina belum bisa memastikan berapa nilai ganti rugi kepada warga.



Camat Cimanggis Lutfi Fauzi juga mengakui cukup banyak permukiman di wilayahnya di empat kelurahan (Cisalak Pasar, Curug, Sukatani, Harjamukti) yang terkena proyek tol. Namun ia belum mendata secara rinci. Harga tanah di daerah ini Rp 500.000- Rp 3 juta per meter persegi.



Camat Limo Dani K mengatakan sudah membentuk forum warga di Pangkalan Jati, yang lahannya bakal terkena proyek tol. Namun belum ada sosialisasi karena ia belum tahu pasti daerah yang akan dilalui. Di Kecamatan Limo, Jalan Tol Cinere-Jagorawi akan melalui Kelurahan Krukut dan Limo. Sementara Jalan Tol Antasari-Citayam akan melewati kelurahan Pangkalan Jati, Krukut, Gandul, dan Grogol.



Berkaitan dengan rencana pembangunan Tol Citayam-Antasari, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Depok Herman Hidayat mengatakan, kini telah disiapkan kawasan bisnis baru di sepanjang koridor Antasari-Citayam.***

Deskripsi Alternatif :

DEPOK, KOMPAS - Sekitar 100 rumah di Kecamatan Sukmajaya, Depok, bakal tergusur proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Rumah tersebut sebagian besar berlokasi di Kompleks Perumahan Pelni dan Taman Duta.



Camat Sukmajaya Nina Suzana, Rabu (8/3), menyatakan sudah mulai melakukan sosialisasi kepada warga tentang rencana pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Di wilayah Sukmajaya, jalan tol akan melalui Kelurahan Mekar Jaya, Bakti Jaya, dan Cisalak. "Sebagian warga sudah tahu rumah dan tanah mereka akan terkena proyek tol," kata Nina.



Selain lahan kosong, kompleks perumahan yang bakal tergusur adalah Kompleks Pelni dan Taman Duta serta sejumlah rumah penduduk di perkampungan. Harga tanah di daerah itu Rp 500.000-Rp 1,5 juta per meter persegi. Namun, Nina belum bisa memastikan berapa nilai ganti rugi kepada warga.



Camat Cimanggis Lutfi Fauzi juga mengakui cukup banyak permukiman di wilayahnya di empat kelurahan (Cisalak Pasar, Curug, Sukatani, Harjamukti) yang terkena proyek tol. Namun ia belum mendata secara rinci. Harga tanah di daerah ini Rp 500.000- Rp 3 juta per meter persegi.



Camat Limo Dani K mengatakan sudah membentuk forum warga di Pangkalan Jati, yang lahannya bakal terkena proyek tol. Namun belum ada sosialisasi karena ia belum tahu pasti daerah yang akan dilalui. Di Kecamatan Limo, Jalan Tol Cinere-Jagorawi akan melalui Kelurahan Krukut dan Limo. Sementara Jalan Tol Antasari-Citayam akan melewati kelurahan Pangkalan Jati, Krukut, Gandul, dan Grogol.



Berkaitan dengan rencana pembangunan Tol Citayam-Antasari, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Depok Herman Hidayat mengatakan, kini telah disiapkan kawasan bisnis baru di sepanjang koridor Antasari-Citayam.***

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiPOLBAN
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: