Path: Top > Electronics Clipping > ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI > TEKNIK SIPIL

Penyelesaian Terowongan Pasar Minggu Tunggu APBD

KOMPAS, Kamis, 16 Maret 2006, Hal.26
Clipping from JBPTPPOLBAN / 2013-12-16 14:03:51
Oleh : (NAW), POLBAN
Dibuat : 2006-03-20, dengan 0 file

Keyword : Terowongan, jalan, jembatan

JAKARTA, KOMPAS - Penyelesaian terowongan atau underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih menunggu realisasi dana pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2006 DKI Jakarta. Untuk tahap penyelesaiannya tahun ini, akan dialokasikan dana APBD sekitar Rp 22 miliar.
"Secara teknis, masih ada penyempurnaan underpass di bawah rel kereta api pada sisi selatan. Seandainya dana APBD sudah cair, diharapkan penyelesaiannya berakhir sekitar satu setengah bulan," kata Kepala Subdinas Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo ketika dikonfirmasi Kompas, Rabu (15/3).



Pengerjaan terowongan di Pasar Minggu terdapat di dua lokasi. Lokasi utara berada di pertigaan Jalan Ragunan, sedangkan di sisi selatan yang berjarak kurang dari satu kilometer berada di bawah rel kereta api jurusan Bogor-Jakarta.



Menurut Ery, saat ini kekurangan penyelesaian lebih banyak pada terowongan selatan. Ery memperkirakan tahap pengerjaan mencapai 65 persen.



Berdasarkan pantauan kemarin, terowongan utara sudah pada tahap mendekati selesai, tinggal membersihkan jalan di bawah jembatan. Beberapa pekerja membersihkan tumpukan tanah atau pasir di atas jalan beton terowongan itu.



Ini berbeda dengan jalan terowongan selatan yang masih terdapat banyak lumpur. "Jembatannya sendiri sampai sekarang masih butuh pengawasan dari hari ke hari karena selalu dilewati kereta api. Ada ketentuan toleransi jembatan tidak boleh terlalu turun ketika dilewati kereta api," kata Erry.



Selain proyek terowongan Pasar Minggu yang terkatung-katung akibat realisasi APBD DKI 2006 mundur, juga terdapat beberapa proyek lainnya yang terbengkalai. Di antaranya jembatan layang Roxy, Jalan Martadinata, dan terowongan Kebayoran Lama.



Dari pantauan kemarin, proyek jembatan Roxy yang terbengkalai itu paling mengganggu kenyamanan lalu lintas. Beberapa tiang pancang yang telah dipasang mengurangi badan jalan sehingga terjadi penyempitan.



Pemasangan tiang pancang di Jalan Martadinata tidak begitu mengganggu arus lalu lintas. Sebab, badan jalan di sekitar tiang pancang sudah dilebarkan ke arah selatan.



Proyek terowongan Kebayoran Lama yang terhenti juga relatif tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas. Sebab, jalan alternatif sudah disediakan di sekitar lintasan terowongan itu.***

Deskripsi Alternatif :

JAKARTA, KOMPAS - Penyelesaian terowongan atau underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih menunggu realisasi dana pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2006 DKI Jakarta. Untuk tahap penyelesaiannya tahun ini, akan dialokasikan dana APBD sekitar Rp 22 miliar.
"Secara teknis, masih ada penyempurnaan underpass di bawah rel kereta api pada sisi selatan. Seandainya dana APBD sudah cair, diharapkan penyelesaiannya berakhir sekitar satu setengah bulan," kata Kepala Subdinas Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo ketika dikonfirmasi Kompas, Rabu (15/3).



Pengerjaan terowongan di Pasar Minggu terdapat di dua lokasi. Lokasi utara berada di pertigaan Jalan Ragunan, sedangkan di sisi selatan yang berjarak kurang dari satu kilometer berada di bawah rel kereta api jurusan Bogor-Jakarta.



Menurut Ery, saat ini kekurangan penyelesaian lebih banyak pada terowongan selatan. Ery memperkirakan tahap pengerjaan mencapai 65 persen.



Berdasarkan pantauan kemarin, terowongan utara sudah pada tahap mendekati selesai, tinggal membersihkan jalan di bawah jembatan. Beberapa pekerja membersihkan tumpukan tanah atau pasir di atas jalan beton terowongan itu.



Ini berbeda dengan jalan terowongan selatan yang masih terdapat banyak lumpur. "Jembatannya sendiri sampai sekarang masih butuh pengawasan dari hari ke hari karena selalu dilewati kereta api. Ada ketentuan toleransi jembatan tidak boleh terlalu turun ketika dilewati kereta api," kata Erry.



Selain proyek terowongan Pasar Minggu yang terkatung-katung akibat realisasi APBD DKI 2006 mundur, juga terdapat beberapa proyek lainnya yang terbengkalai. Di antaranya jembatan layang Roxy, Jalan Martadinata, dan terowongan Kebayoran Lama.



Dari pantauan kemarin, proyek jembatan Roxy yang terbengkalai itu paling mengganggu kenyamanan lalu lintas. Beberapa tiang pancang yang telah dipasang mengurangi badan jalan sehingga terjadi penyempitan.



Pemasangan tiang pancang di Jalan Martadinata tidak begitu mengganggu arus lalu lintas. Sebab, badan jalan di sekitar tiang pancang sudah dilebarkan ke arah selatan.



Proyek terowongan Kebayoran Lama yang terhenti juga relatif tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas. Sebab, jalan alternatif sudah disediakan di sekitar lintasan terowongan itu.***


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiPOLBAN
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: