Path: Top > Electronics Clipping > BISNIS DAN EKONOMI

BEJ Diminta Tegakkan Aturan Force Delisting

BISNIS INDONESIA, Sabtu, 25 Maret 2006, Hal.B2
Clipping from JBPTPPOLBAN / 2013-12-16 13:46:07
Oleh : Suu H. Murwani , POLBAN
Dibuat : 2006-03-28, dengan 0 file

Keyword : saham paksa, saham milik publik

JAKARTA: Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) meminta direksi BEJ menegakkan aturan penghapusan saham paksa (force delisting) di bursa, menyusul kasus PT Bukaka Teknik Utama Tbk yang laporan keuangannya telah lima kali berturut-turut mendapat opini disclaimer.


Sesuai peraturan pencatatan dibursa, Bukaka yang laporan keuangannya lima kali berturut-turut mendapatkan opini disclaimer, sahamnya bisa dikenai sanksi dihapuskan paksa dan bursa.


Namun, dalam kasus Bukaka, BEJ belum mengeluarkan sahamnya dari bursa karena operasional perseroan dinilai masih baik.


Ketua AEI Airlangga Hartarto mengatakan tindakan mengeluarkan saham dari bursa secara paksa bukan pertama kali dilaksanakan di bursa. Jika secara regulasi, perusahaan sudah melanggar aturan, sebaiknya BEJ tidak segan-segan untuk mengeluarkan paksa sahamnya dari bursa. "Sebaiknya regulasi ditegakkan oleh BEJ," katanya belum lama ini.


Terkait alasan operasi perusahaan masih baik dan Bukaka hanya bermasalah dengan restrukturisasi yang tak kunjung tuntas, menurut Airlangga, antara force delisting dengan restrukturisasi emiten itu adalah dua hal yang berbeda.


AEI menyarankan BEJ untuk mengimplememasikan aturannya. Mengenai nasib pemegang saham publik, dia menjelaskan jika saham perusahaan publik dihapus paksa dari bursa, perseroan tidak berkewajiban untuk membeli saham milik publik.


Kewajiban membeli saham milik publik dilaksanakan jika perseroan dengan suka rela meminta sahamnya dikeluarkan dari bursa (voluntary delisting).


Dalam kasus penghapusan saham dengan paksa, ungkapnya, persoalan pemegang saham publik diselesaikan dengan undang-undang perseroan terbatas.


Direksi BEJ Eddy Sugito pernah menjelaskan BEJ bakal memutusan status saham Bukaka itu jika perseroan itu telah menyampaikan laporan keuangan tahun buku 2005 yang diaudit.***

Deskripsi Alternatif :

JAKARTA: Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) meminta direksi BEJ menegakkan aturan penghapusan saham paksa (force delisting) di bursa, menyusul kasus PT Bukaka Teknik Utama Tbk yang laporan keuangannya telah lima kali berturut-turut mendapat opini disclaimer.


Sesuai peraturan pencatatan dibursa, Bukaka yang laporan keuangannya lima kali berturut-turut mendapatkan opini disclaimer, sahamnya bisa dikenai sanksi dihapuskan paksa dan bursa.


Namun, dalam kasus Bukaka, BEJ belum mengeluarkan sahamnya dari bursa karena operasional perseroan dinilai masih baik.


Ketua AEI Airlangga Hartarto mengatakan tindakan mengeluarkan saham dari bursa secara paksa bukan pertama kali dilaksanakan di bursa. Jika secara regulasi, perusahaan sudah melanggar aturan, sebaiknya BEJ tidak segan-segan untuk mengeluarkan paksa sahamnya dari bursa. "Sebaiknya regulasi ditegakkan oleh BEJ," katanya belum lama ini.


Terkait alasan operasi perusahaan masih baik dan Bukaka hanya bermasalah dengan restrukturisasi yang tak kunjung tuntas, menurut Airlangga, antara force delisting dengan restrukturisasi emiten itu adalah dua hal yang berbeda.


AEI menyarankan BEJ untuk mengimplememasikan aturannya. Mengenai nasib pemegang saham publik, dia menjelaskan jika saham perusahaan publik dihapus paksa dari bursa, perseroan tidak berkewajiban untuk membeli saham milik publik.


Kewajiban membeli saham milik publik dilaksanakan jika perseroan dengan suka rela meminta sahamnya dikeluarkan dari bursa (voluntary delisting).


Dalam kasus penghapusan saham dengan paksa, ungkapnya, persoalan pemegang saham publik diselesaikan dengan undang-undang perseroan terbatas.


Direksi BEJ Eddy Sugito pernah menjelaskan BEJ bakal memutusan status saham Bukaka itu jika perseroan itu telah menyampaikan laporan keuangan tahun buku 2005 yang diaudit.***

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiPOLBAN
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: