Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Mesin > Program Studi Teknik Aeronautika > 2016

Analisis Perbandingan Jenis Arus Magnetisasi untuk Pendeteksian Panjang Retak Permukaan dan Bawah Permukaan Support-Assembly A380 dengan Metoda Magnetik Fluorescent

An analysis of magnetization current type comparison for the detection of length surface and subsurface crack support-assembly A380 with fluorescent magnetic method

Tugas Akhir , 003 / 2016 / AER
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2017-08-04 11:30:16
Oleh : Hana Nuraeni - 131221042 (hananuraeni36@gmail.com)
Dibuat : 2017-08-04, dengan 4 file

Keyword : Pendeteksian panjang retak, Pengujian magnetik fluorescent, Perbandingan arus.
Subjek : Length crack detection, fluorescent magnetic test, current comparison

Laporan Tugas Akhir ini membahas mengenai pendeteksian panjang permukaan dan bawah permukaan retak untuk mendapatkan perbandingan jenis arus AC, FWDC dan HWDC yang dipakai dalam metode pengujian magnetik fluorescent. Panjang retak cacat diambil dari hasil pengujian menggunakan teknik magnetisasi longitudinal dan circular pada pengujian komponen support-assembly pesawat A380. Penelitian tugas Akhir ini dilakukan dengan pengujian magnetik fluorescent menggunakan mesin Magnaflux MD3-2060. Pengujian support-assembly dilakukan berdasarkan kajian literatur terkait dengan cara pemeriksaan magnetik partikel pada bahan ferromagnetik. Prosedur terkait bahan komponen uji yaitu ASTM E-1444 dengan pengaplikasian perhitungan arus pada teknik magnetisasi. Hasil analisis perbandingan arus untuk magnetisasi menunjukan bahwa pembacaan panjang bawah permukaaan retak support-assembly menggunakan arus HWDC lebih baik daripada FWDC dan AC karena berdasarkan karakteristiknya arus HWDC memiliki kemampuan penetrasi yang besar dan sangat sensitif untuk mendeteksi diskontinuitas bawah permukaan, tetapi AC memiliki kemampuan visual lebih baik karena berdasarkan karakteristiknya arus AC memiliki kemampuan penetrasi yang kecil, namun sangat sensitif untuk mendeteksi diskontinuitas permukaan. Kata kunci: Pendeteksian panjang retak, Pengujian magnetik fluorescent, Perbandingan arus.

Deskripsi Alternatif :

The final project report discuss the detection of length surface and subsurface of crack to obtain an type comparison AC, HWDC and FWDC current used in fluorescent magnetic testing method. An long cracks defects taken from test result using longitudinal magnetization and circular on component testing support-assembly aircraft A380. This final project research to use a fluorescent magnetic testing magnaflux machine MD3-2060. Testing support-assembly do based review of the literature related by means of magnetic particle inspection on ferromagnetic material. Procedure related material test components is ASTM E-1444 with the application of the current calculation in magnetization techniques. The results of a comparison analysis shows that the magnetizing current to the crack length readings the subsurface of support-assembly using current HWDC better than FWDC and AC because based on their characteristics HWDC flow has great penetration ability and very sensitive for detecting subsurface discontinuities, but AC had better visual abilities because based on their characteristics AC currents have penetration ability of small, but highly sensitive for the detection of surface discontinuities. Keywords: Length crack detection, fluorescent magnetic test, current comparison

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Yohanes Sinung Nugroho, Dipl.Ing.,MT., Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...