Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Elektro > Program Studi Teknik Telekomunikasi > 2018

Realisasi Sistem Peminjaman Dan Monitoring Bike Sharing Melalui Aplikasi Smartphone Serta Website Dengan Konektivitas Internet Dilengkapi Mikrokontroler Sebagai Pusat Kendali Fisik (Bagian: Aplikasi Interface Pengguna)

Realization Of Bike Sharing Lending And Monitoring Systems Through Smartphone Application And Website With Internet Connectivity Equipped With Microcontroller As Physical Control Center (Part: User Interface Application)

Tugas Akhir, 040 / 2018 / TTE
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2019-05-20 11:51:38
Oleh : Harris Satyaputra - 151331042 (harrissatyaputra19@gmail.com)
Dibuat : 2019-05-20, dengan 4 file

Keyword : Bike Sharing, Sistem Terintegrasi, Sistem Penyewaan Sepeda, Internet of Things
Subjek : Bike Sharing, Integrated System, Renting Bike System, Internet of Things

Sistem bike sharing beberapa waktu belakangan ini mulai banyak diterapkan di Indonesia. Sistem tersebut menjadi salah satu solusi penataan kota hijau yang dapat menekan dampak negatif penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang kian meningkat. Kehandalan sistem diperlukan untuk memudahkan dan membiasakan masyarakat menggunakan sepeda dalam aktifitas kesehariannya. Pada sistem Boseh ditemukan beberapa kelemahan mulai dari tahap registrasi dimana pengguna diharuskan datang ke lokasi pendaftaran tertentu, sistem peminjaman dan pengembalian yang belum optimal (menggunakan kartu) yang kecepatan akses saat akan meminjam dan mengembalikan sepeda dirasakan belum handal akibat delay. Kemudian pada sistem oBike yang penggunaannya hanya terbatas dari satu hotel ke hotel tertentu saja. Sistem bike sharing yang diusulkan pengoperasiannya cukup dengan menggunakan smartphone, baik dari tahap pendaftaran hingga proses penyewaan. Pendaftar diharuskan menyertakan kartu/surat resmi seperti KTP, kartu pelajar, atau paspor yang akan melalui tahap verifikasi terlebih dahulu oleh admin. Sistem penyewaan sepeda menggunakan perangkat smartphone yang pada proses peminjamannya, pengguna akan diberikan nomor PIN unik yang dapat digunakan baik dalam proses peminjaman maupun pengembalian. Setiap peminjaman, sepeda yang dikeluarkan ditentukan oleh sistem berdasarkan frekuensi peminjaman paling sedikit agar pemakaian sepeda dapat dilakukan secara merata. Pengembalian dapat dilakukan pada shelter berbeda dengan menggunakan informasi username dan PIN seperti pada proses peminjaman sebelumnya. Sistem identifikasi sepeda menggunakan identitas virtual yang hanya dikenali sistem. Kinerja sistem ketika membuka kunci rak kurang baik ketika pengujian <5 kali. Delay yang terjadi pada periode itu mencapai 30 detik s.d. 2 menit. Namun di periode berikutnya delay cukup rendah hanya sekitar 5-20 detik. Kata Kunci: Bike Sharing, Sistem Terintegrasi, Sistem Penyewaan Sepeda, Internet of Things.

Deskripsi Alternatif :

The bike sharing system has recently been widely applied in Indonesia. The system has become one of the green city structuring solutions that can reduce the negative impact of private motor vehicle use which is increasing. The reliability of the system is needed to facilitate and familiarize people using bicycles in their daily activities. In the Boseh system, several weaknesses were found, starting from the registration stage where users were required to come to certain registration locations, borrowing and return systems that were not optimal (using cards), where access speeds for borrowing and returning bicycles were not reliable due to delays. Then on the OBike system, the usage is only limited from one hotel to a certain hotel. The bike sharing system that is proposed to operate is enough to use a smartphone, both from the registration stage to the rental process. Registrants are required to include official cards / letters such as ID cards, student cards, or passports that will go through the verification stage first by the admin. The bicycle rental system uses a smartphone device which in the loan process, the user will be given a unique PIN number that can be used both in the loan and return process. Each loan, the bicycle issued is determined by the system based on the frequency of borrowing at least so that the use of bicycles can be carried out evenly. Refunds can be made at a different shelter using the username and PIN information as in the previous loan process. Bicycle identification systems use virtual identities that are only recognized by the system. System performance when opening the rack is not good when testing <5 times. Delay that occurs in that period reaches 30 seconds. 2 minutes. But in the next period the delay is quite low, only about 5-20 seconds. Keywords: Bike Sharing, Integrated System, Renting Bike System, Internet of Things.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Sanam Herlambang, S.ST., M.T. , Editor: Erlin Arvelina

Download...