Path: Top > Skripsi - D4 > Jurusan Teknik Kimia > Prodi T. Kimia Produksi Bersih > 2013 > REGULER

Pra-Rancangan Pabrik Biodiesel Berbahan Baku Minyak Kelapa Sawit Mentah dengan Kapasitas 2000 Liter/Hari

Preliminary Design of Biodiesel Plant from Crude Palm Oil with Capacity 2000 Liters/Day

Tugas Akhir, 003 / 2013 / KPB
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-09-03 15:05:49
Oleh : Herman Yosef Aditya P - 091424013 & Mohhamad Galih Perdana - 091424017 (herman_adit@yahoo.co.id; mohhamadgalih@yahoo.co.id)
Dibuat : 2017-02-23, dengan 0 file

Keyword : biodiesel, CPO, reaktor, sentrifugasi, falling film evaporator

Biodiesel merupakan senyawa metil ester atau etil ester dari asam lemak yang diperoleh dari proses transesterifikasi komponen asam lemak yang terkandung dalam minyak lemak nabati seperti CPO (Crude Palm Oil). Pabrik biodiesel dengan bahan baku CPO (Crude Palm Oil) direncanakan akan didirikan di Provinsi Kalimantan Timur dengan kapasitas produksi 2000 Liter/hari. Proses utama yang digunakan pembuatan larutan metoksida, pre-mixing, reaksi transesterifikasi, dan pemisahan serta pemurnian. Pabrik ini akan beroperasi secara kontinyu. Proses yang digunakan hanya terdiri dari transesterifikasi tanpa esterifikasi karena bahan baku CPO yang digunakan mengandung asam lemak bebas kurang dari 5%. Bahan baku CPO sebanyak 216,18 kg/jam dicampurkan dengan katalis yang dihasilkan sebelumnya oleh reaksi antara metanol dengan KOH di tangki mixer sebelum masuk reaktor untuk proses transesterifikasi menjadi biodiesel dengan bantuan katalis yang telah dicampurkan sebelumnya dan waktu tinggal di reaktor selama 45 menit. Reaksi transesterifikasi akan paling baik pada kondisi suhu 60°C dengan perbandingan mol trigliserida dan metanol masing-masing 1:5. Konversi yang terjadi adalah 98% dan menghasilkan 213,24 kg biodiesel. Proses selanjutnya adalah pemisahan dan pemurnian biodiesel, Pertama akan dilakukan proses pemisahan antara biodiesel dengan gliserol sebagai produk samping menggunakan alat sentrifugasi dan gliserol yang dihasilkan sebagai produk samping adalah 22,48 kg. Pemurnian biodiesel dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu evaporasi dan pencucian. Evaporasi dilakukan dengan dua tahap, Pertama menggunakan falling film evaporator untuk menghilangkan sisa metanol yang tidak bereaksi dan Kedua menggunakan single effect evaporator untuk menghilangkan air yang terdapat pada biodiesel setelah dilakukan proses pencucian. Pencucian dilakukan untuk menghilangkan gliserol yang masih terdapat pada biodiesel menggunakan air panas. Hasil analisis ekonomi menunjukkan Break Event Point (BEP) sebesar 42% dengan harga Internal Rate of Return (IRR) sebesar 14,62% dan Pay Back Period (PBP) adalah 2,7 tahun setelah pabrik mulai beroperasi. Kata kunci: biodiesel, CPO, reaktor, sentrifugasi, falling film evaporator.

Deskripsi Alternatif :

.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Mukhtar Ghozali, M.Sc.

    Pembimbing 2: Iwan Ridwan, S.T., M.T., Editor: Erlin Arvelina