Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2018

Kaji Eksperimental Kinerja Propylene Glycol Dan Sodium Chloride Sebagai Refrigeran Sekunder Pada Mini Brine Cooling Untuk Penyimpanan Susu

Performance Experimental Study Of Propylene Glycol And Sodium Chloride As Secondary Refrigerant In Mini Brine Cooling For Milk Storage

Tugas Akhir, 042 / 2018 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2019-02-14 10:33:05
Oleh : Lola Lestari - 151611047 (lolalestari97@gmail.com)
Dibuat : 2019-02-14, dengan 4 file

Keyword : mini brine cooling, refrigeran sekunder, propylene glycol, sodium chloride, konsumsi energi
Subjek : mini brine cooling, secondary refrigerant, propylene glycol, sodium chloride, energy consumption

Sistem refrigerasi unit kecil umum digunakan di industri rumahan dan rumah tangga. Umumnya sistem refrigerasi ini menggunakan sistem refrigeran primer, dimana terjadi kontak langsung antara evaporator dan produk. Kekurangan dari sistem ini adalah rentang waktu cut-in dan cut-off yang cukup singkat, sehingga menyebabkan besarnya konsumsi listrik yang digunakan. Untuk mengoptimalkan penggunaan daya listrik yang terbatas, maka akan dilakukan penerapan sistem refrigerasi menggunakan refrigeran sekunder. Dengan refrigeran sekunder menggunakan campuran air (90 %) dan propylene glycol (10 %), dan refrigeran sekunder pembanding yaitu campuran air (90 %) dan sodium chloride (10 %). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa COPaktual sistem yang menggunakan refrigeran sekunder propylene glycol adalah 2.28 dengan nilai efisiensi 42.25%. Sementara COPaktual sistem yang menggunakan refrigeran sekunder sodium chloride 2.48 dengan nilai efisiensi 42.99%. Konsumsi energi sistem yang menggunakan refrigeran sekunder propylene glycol adalah 1.9 kWh, sementara yang menggunakan refrigeran sekunder sodium chloride adalah 1.1 kWh. Kata kunci: mini brine cooling, refrigeran sekunder, propylene glycol, sodium chloride, konsumsi energi.

Deskripsi Alternatif :

Small unit refrigeration systems are commonly used in home and household industries. Generally, refrigeration system uses a primary refrigerant system, where there is direct contact between the evaporator and product. Disadvantages of this system are the range of the cut-in and cut-off is too short, causing the amount of electric power consumption. To optimize the use of limited electric power, it will be the application of refrigeration system using secondary refrigerant. With secondary refrigerant used in form of water (90%) and propylene glycol (10%), next secondary refrigerant is switch by water (90%) and sodium chloride (10%). The results obtained show that COPactual system using secondary refrigerant propylene glycol is 2.28 with efficiency value 42.25%. COPactual system using secondary refrigerant sodium chloride is 2.48 with efficiency value 42.99%. The electric power consumption of a system using propylene glycol is 1.9 kWh, while a system using sodium chloride is 1.1 kWh. Keywords: mini brine cooling, secondary refrigerant, propylene glycol,

sodium chloride, energy consumption.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Triaji Pangripto Pramudantoro, S.T., M.Eng.

    Pembimbing 2: A. P. Edi Sukamto, S.T., M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...