Path: Top > Tesis Magister Terapan > Magister Terapan Keuangan & Perbankan Syariah > 2019

Analisis Kinerja Bank Syariah Dengan Menggunakan Sharia Maqashid Index, Sharia Conformity And Profitability (SCNP) Dan Camels

Islamic Banks Performance: An Assessment Using Sharia Maqashid Index, Sharia Conformity And Profitability And Camels

Tesis, 018 / 2019 / MTKPS
Master Theses from JBPTPPOLBAN / 2019-11-19 14:25:14
Oleh : Mokhamad Ikhsan Ramdhoni - 165168012 (ikhsanramdhoni@gmail.com)
Dibuat : 2019-11-19, dengan 4 file

Keyword : Perbankan syariah, Kinerja, Pengukuran, Keuangan, Syariah
Subjek : Islamic Banking, Performance, Measurement, Finance, Sharia

Perbankan syariah Indonesia sudah berusia lebih dari 25 tahun, akan tetapi diusianya yang sudah lebih dari seperempat abad belum memiliki alat ukur kinerja sendiri dan masih mengadopsi alat ukur konvensional dan terbatas hanya pada pengukuran rasio keuangan. Penggunaan alat ukur konvensional sebagai satu-satunya alat ukur kinerja pada bank syariah dinilai kurang cocok baik dilihat dari karakteristik maupun maupun tujuan perbankan syariah yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja bank syariah dengan menggunakan pendekatan Sharia Maqashid Index, Sharia Conformity and Profitability (SCnP) dan CAMELS. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia dari tahun 2012–2016, sementara teknik analisis data berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pendekatan Sharia Maqashid Index memiliki tiga variabel, yaitu pendidikan individu, menciptakan keadilan, dan kepentingan umum. Pendekatan Sharia Conformity and Profitability (SCnP) memiliki dua variabel, yaitu Sharia Conformity dan Profitability. Sedangkan pendekatan CAMELS memiliki lima variabel, yaitu Capital, Asset Quality, Management, Earning, dan Liquidity. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan Sharia Maqashid Index menunjukan bahwa Bank Muamalat berada pada peringkat pertama, diikuti oleh Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah. Sementara dengan menggunakan pendekatan SCnP, menunjukkan bahwa tidak ada bank syariah yang berada di upper right quadrant yang memiliki kesesuaian syariah yang tinggi sekaligus memiliki profitabilitas yang tinggi. Sedangkan dengan menggunakan pendekatan CAMELS menunjukan bahwa semua bank syariah berpredikat cukup sehat. Penggunaan alat ukur kinerja dengan menggunakan beberapa pendekatan menjadi faktor yang berperan ganda untuk pencapaian kinerja dari sisi keuangan dan kesesuaian syariah. Kata Kunci: Perbankan syariah, Kinerja, Pengukuran, Keuangan, Syariah.

Deskripsi Alternatif :

The Indonesian Islamic banking industry, attaining the age of more than 25 years tend to adopt conventional approach to measure its bank performance. Although this method could well inform the performance of the bank financial, this measurement fails to inform both the characteristics of sharia banking. This study is designed to evaluate three Islamic bank performance measurements: Sharia Maqashid Index, Sharia Conformity and Profitability (SCnP) both recently emerged as sharia based measurement, and conventional financial based measurement (CAMELS). Sharia Maqashid Index approach has three variables: educating individual, establishing justice, and public interest. SCnP approach has two variables: Sharia conformity and profitability. While CAMELS approach has five variables: Capital using capital adequacy ratio (CAR) proxy, Asset Quality using earning asset quality proxy, Management using net profit margin (NPM) proxy, Earning using return on assets (ROA), and Liquidity using financing to deposits ratio (FDR) proxy. This study uses data from Islamic Commercial Banks registered on Bank Indonesia from 2012-2016. The data analytical technique is quantitative method using descriptive approach. The results of the study using Sharia Maqashid Index reveal that there is a difference in Islamic Commercial Banks performance. Bank Muamalat is the most stable bank followed by Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, and Bank Mega Syariah. The used of SCnP reveals that none of Islamic Commercial Banks on upper right quadrant indicating that they were both high conforms to sharia and high profitability. The used of CAMELS reveals that all of Islamic Commercial Banks in Indonesia have Fairly Healthy predicate. These findings suggest that, to provide a comprehensive picture of its performance, the Islamic banks need to adopt both Sharia-based as well as financial based measurement. Keywords: Islamic Banking, Performance, Measurement, Finance, Sharia.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Prof. Drs. Dwi Suhartanto. MCM., Ph.D., Editor: Erlin Arvelina

Download...