Path: Top > Skripsi - D4 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2019

Analisis Perbandingan Performansi Mesin Ice Cube Maker Menggunakan Refrigeran R22 dan R290

Comparison Analysis Of Ice Cube Maker Performance Using R22 and R290 Refrigerant

Skripsi, 021 / 2019 / PTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2020-06-29 15:34:23
Oleh : Muhammad Holillullah - 151624022 (m.holillullah@gmail.com)
Dibuat : 2019-12-19, dengan 4 file

Keyword : Ice cube maker, performansi, retrofitting, refrigeran
Subjek : Ice cube maker, performance, retrofitting, refrigerant

Penggunan R22 sudah dilarang karena memiliki karakteristik tingkat ODP dan GWP yang tinggi, tetapi beberapa mesin refrigerasi masih menggunakan refrigerant, ini. Ice cube maker merupakan alat refrigerasi yang menghasilkan es dalam bentuk kubus yang banyak digunakan pada komersial dan residensial. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengganti dan mengetahui performansi sistem mesin ice cube maker menggunakan refrigeran R22 dan R290. Hasil analisis menunjukkan COPaktual sistem refrigerasi yang menggunakan R290 rata-rata sebesar 2,72 dan R22 dengan rata-rata sebesar 3,13. COPCarnot sistem yang menggunakan R290 rata-rata sebesar 4,70 dan R22 dengan rata-rata sebesar 4,28. Efisiensi sistem yang menggunakan R290 rata-rata 58 % lebih kecil dibanding sistem yang menggunakan R22 dengan rata-rata sebesar 73 %. Temperatur produk untuk sistem yang menggunakan R22 tercapai hingga -6,3⁰C dan R290 tercapai hingga -9,25⁰C. Penggunaan rata-rata daya listrik yang dihasilkan oleh sistem yang menggunakan R290 sebesar 301,92 W lebih kecil dibandingkan dengan sistem yang menggunakan R22 sebesar 362,53 W sehingga energi listrik yang digunakan perjam nya pada sistem menggunakan R290 sebesar 301,92 Wh dan sistem menggunakan R22 sebesar 362,53 Wh. Chilling time sistem yang menggunakan R290 membutuhkan waktu selama 28 menit dan R22 membutuhkan waktu selama 46 menit. Kata Kunci: Ice cube maker, performansi, retrofitting, refrigeran.

Deskripsi Alternatif :

The use of R22 is prohibited because it has high ODP and GWP levels, but some refrigeration machines still use this refrigerant. Ice cube maker is a refrigeration machine that produces ice in the form of cubes that are widely used in commercial and residential. The analysis carried out aims to replace and determine the performance of the ice cube maker machine system using R22 and R290 refrigerants. The results of the analysis show COPactual refrigeration systems that use R290 averaging 2.72 and R22 with an average of 3.13. The COPCarnot system that use R290 averages 4.70 and R22 with an average of 4.28. The efficiency of systems that use R290 averages 58% smaller than systems that use R22 with an average of 73%. The product temperature for systems using the R22 is reached up to -6.3⁰C and R290 is reached up to -9.25⁰C. The use of the average electrical power produced by a system that uses R290 of 301.92 W is smaller than the system that uses R22 of 362.53 W, so that the electrical energy used per hour on the system uses R290 of 301.92 kWh and the system use R22 for 362.53 kWh. The chilling time system that uses R290 takes 28 minutes and R22 takes 46 minutes. Keywords: Ice cube maker, performance, retrofitting, refrigerant.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Apip Badarudin, S.T., M.T.



    Pembimbing 2: Triaji Pangripto Pramudantoro, S.T., M.Eng., Editor: Erlin Arvelina

Download...