Path: Top > Skripsi - D4 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2020

Simulasi Pengaruh Subcooling terhadap Kinerja Sistem Refrigerasi Kompresi Uap dengan R32 sebagai Refrieran

Simulation of the Subcooling Effect on the Performance of the Vapor Compression Refrigeration System with R32 as a Refrigerant

Skripsi, 013 / 2020 / PTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2021-02-25 07:56:28
Oleh : Muhammad Zihad Zidan - 161624017 (muhammad.zihad.tptu416@polban.ac.id)
Dibuat : 2021-02-25, dengan 4 file

Keyword : Kompresi Uap, Subcooling, R32, Simulasi
Subjek : apor Compression System, Subcooling, R32, Simulation

Sistem refrigerasi kompresi uap merupakan sistem refrigerasi yang paling banyak digunakan, baik pada mesin pendingin maupun mesin pengondisi udara. Agar sistem lebih efisien, kinerja sistem harus ditingkatkan. Meningkatkan kinerja sistem refrigerasi kompresi uap dapat dilakukan dengan menambahkan subcooling. Subcooling merupakan suatu peristiwa ketika refrigeran keluaran kondenser mengalami pendinginan, sehingga temperaturnya berkurang melebihi temperatur saturasi. Akibat dari penurunan temperatur tersebut, efek refrigerasi akan semakin meningkat. Pada sistem refrigerasi kompresi uap terdapat fluida kerja yang disebut dengan refrigeran. Refrigeran ini dapat mempengaruhi kinerja dari sistem refrigerasi kompresi uap, sehingga sebelum memilih refrigeran perlu diperhatikan sifat-sifatnya. Sifatnya terhadap lingkungan pun perlu diperhatikan, karena refrigeran yang tidak ramah lingkungan dapat merusak lapisan ozon serta menyebabkan pemanasan global. Salah satu refrigeran yang ramah lingkungan adalah R32, karena memiliki nilai ODP 0 dan GWP 550. Simulasi ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi REFerence fluid PROPerties (REFPROP) dan refrigeran yang dipilih menggunakan R32. Adapun pemodelan yang dilakukan berupa variasi subcooling dari 2K hingga 10K dengan interval 2K, variasi efisiensi isentropik dari 0,5 hingga 0,9 dengan interval 0,1, serta variasi temperatur kondensasi dari 40oC hingga 50oC dengan interval 5oC. Selain itu, temperatur evaporasi dan superheating masing-masing diatur pada 5oC dan 5K. Dengan ditambahkannya subcooling pada sistem sebesar 2K, 4K, 6K, 8K, dan 10K akan meningkatkan efek refrigerasi dan COPaktual rata-rata sebesar 1,94%, 3,75%, 5,45%, 7,06%, dan 8,59%. Setiap ditambahkannya subcooling sebesar 2K akan meningkatkan efek refrigerasi dan COPaktual rata-rata sebesar 1,79%. Kata kunci: Kompresi Uap, Subcooling, R32, Simulasi.

Deskripsi Alternatif :

Vapor compression refrigeration systems are the most widely used refrigeration systems, both in refrigeration and air conditioning machines. In order for the system to be more efficient, system performance must be improved. Improve the performance of the vapor compression refrigeration system, it can be done by adding subcooling. Subcooling is a phenomenon where the refrigerant output of the condenser is cooling, so the temperature decreases beyond the saturation temperature. As a result of this decrease in temperature, the refrigeration effect will increase. In the vapor compression refrigeration system, there is a working fluid called a refrigerant. This refrigerant can affect the performance of the vapor compression refrigeration system, so before choosing a refrigerant its properties need to be considered. The nature towards the environment also needs concern, because refrigerants that are not environmentally friendly can damage the ozone layer and cause global warming. One of the environmentally friendly refrigerants is R32, because it has an ODP value of 0 and GWP 550. This simulation is carried out using the REFerence fluid PROPerties (REFPROP) application and the selected refrigerant uses R32. The modeling carried out in the form of subcooling variations from 2K to 10K with 2K intervals, variations in isentropic efficiency from 0.5 to 0.9 with an interval of 0.1, and variations in condensation temperature from 40oC to 50oC with 5oC intervals. In addition, the evaporation and superheating temperatures are set at 5oC and 5K, respectively. With the addition of subcooling to the system of 2K, 4K, 6K, 8K, and 10K, it will increase the refrigeration effect and actual COP by 1.94%, 3.75%, 5.45%, 7.06%, and 8.59% on average. Each additional 2K of subcooling will increase the refrigeration effect and actual COP by 1.79% on average. Keywords: Vapor Compression System, Subcooling, R32, Simulation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Sumeru, M.T., Ph.D.

    Pembimbing 2: Tandi Sutandi, S.ST., M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...