Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Konversi Energi > Program Studi Teknik Konversi Energi > 2016

Peluang Pemanfaatan Panas Buang pada Tungku Produksi Bubur Kedelai: Studi Kasus Industri Tahu di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung

Furnace Waste Heat Recovery Oppurtunities in Soybean Porridge Production: A CaseStudy in Tofu Industry in Cileunyi, Bandung

Tugas Akhir, 008 / 2016 / TEN
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2017-09-25 14:45:44
Oleh : Neni Andriani - 131711050 (neniandriania@gmail.com)
Dibuat : 2017-09-25, dengan 4 file

Keyword : tungku, pemanfaatan panas, gas buang, industri tahu
Subjek : furnace, waste heat recovery, exhaust gas, tofu industry

Pabrik tahu di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung mampu memproduksi tahu dari kacang kedelai sebanyak 420 kg/hari. Pemasakan dan perebusan kacang kedelai dilakukan pada tungku sederhana dengan bahan bakar yang digunakan berupa serbuk kayu dan serbuk gergaji. Konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan untuk memasak bubur kedelai 45 kg adalah sebanyak 20 kg untuk setiap perebusan (dengan asumsi bahan bakar habis terbakar). Energi panas diperoleh dari proses pembakaran bahan bakar. Namun tidak semua energi panas yang dihasilkan dari bahan bakar dapat dimanfaatkan seluruhnya dalam proses perebusan bubur kedelai. Hal ini disebabkan karena adanya rugi-rugi (losses) panas. Untuk mengidentifikasi faktor dan besarnya losses pada tungku dilakukan dengan mengukur beberapa parameter, diantaranya kadar zat dalam gas buang, kadar air dalam bahan bakar, temperatur gas buang, temperatur operasi tungku, temperatur lingkungan, temperatur masak bubur kedelai, temperatur permukaan tungku pada zona pemanasan dan temperatur permukaan tungku selain zona pemanasan. Losses panas paling besar disebabkan karena losses panas dalam gas buang yaitu sebesar 28,94 % (26.998,72 kcal) - 35,45% (33.071,23 kcal). Seluruh losses menyebabkan tungku mempunyai efisiensi termal sebesar 27,71% (25.853,82 kcal) - 44,18% (41.217,55 kcal). Alternatif solusi untuk mengurangi losses ini yaitu dengan memanfaatkan panas dalam gas buang tersebut untuk proses memanaskan air perebusan bubur tahu dengan menggunakan heat exchanger (memanfaatkan panas sebesar 7,17 kW), perubahan kontruksi tungku dengan penambahan satu lubang pemasakan (memanfaatkan panas sebesar 10,93 kW), dan proses pengeringan bahan bakar dengan menggunakan dryer sederhana (memanfaatkan panas sebesar 8,34 kW). Pemanfaatan panas dalam gas buang dapat meningkatkan efisiensi tungku menjadi 36,86% - 64.45%. Kata Kunci: tungku, pemanfaatan panas, gas buang, industri tahu.

Deskripsi Alternatif :

Tofu factory in Cileunyi, Bandung, produces tofu from 420 kg soybeans/day. The cooking and boiling soybeans is performed on a simple stove using wood flakes and sawdust. The fuel needed to cook 45 kg soybean porridge is about 20 kg for each boiling. Not all of the heat generated from fuel combustion process fully utilized in the soy porridge boiling process. To identify the causes and the losses in the furnace, several parameters needs to be measured, such as: composition of substances in the exhaust gas, the water content in the fuel, the exhaust gas temperature, the furnace operation temperature, the ambient temperature, the soy porridge's cooking temperature, heating zone temperature and non-heating zones temperature. Largest heat losses is caused by the heat losses in the exhaust gases, that is 28.94% (26,998.72 kcal) - 35.45% (33,071.23 kcal). Due to those losses, thermal efficiency of the furnace was 27.71% (25,853.82 kcal) - 44.18% (41,217.55 kcal). The alternative solutions to reduce losses by recovering the exhaust gas heat are utilizing heat exchanger to increase the temperature of boiling water for soybean porridge cooking (heat utilized is 7.17 kW), changing the construction of the furnace with the addition of one hole for another cooking process (heat utilized is 10.93 kW), and utilizing dryer for biomass fuel drying (heat utilized is 8.34 kW). Recovering heat from exhaust gases can increase the efficiency of the furnace to 36.86% - 64,45%. Keywords: furnace, waste heat recovery, exhaust gas, tofu industry.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Yanti Suprianti, S.T., M.T., Editor: Erlin Arvelina

Download...