Path: Top > Karya Tulis Ilmiah Tenaga Pendidik POLBAN di Terbitan Institusi Lain > Ninik Lintang Edi Wahyuni

Penentuan Waktu Tinggal Optimum Pasteurisasi Susu dengan Plate Heat Exchanger

Determination of Optimum Residence Time in Milk Pasteurization Using Plate Heat Exchanger

Seminar Nasional Teknoin, Fakultas Teknologi Industri UII Yogyakarta, 2011
Proceeding from JBPTPPOLBAN / 2013-05-28 21:07:20
Oleh : Ninik Lintang Edi Wahyuni (niniklintang@yahoo.com)
Dibuat : 2012-07-27, dengan 1 file

Keyword : pasteurisasi, patogen, plate heat exchanger, susu, waktu tinggal

Pasteurisasi adalah proses preservasi produk makanan dan minuman dengan pemanasan pada temperatur dan waktu tertentu untuk membunuh bakteri patogen. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, pasteurisasi dapat dilakukan pada temperatur relatif tinggi dengan waktu pemanasan singkat sehingga tidak merusak karakteristik produk. Penukar panas pelat (plate heat exchanger/PHE) adalah alat yang banyak digunakan di industri makanan karena mudah dibersihkan, sehingga sangat higienis. Permukaan pelat pada PHE bergelombang dan jarak antar pelat yang sangat kecil memberikan efek turbulensi, sehingga meningkatkan koefisien perpindahan panas dan mempersingkat waktu pertukaran panas. Penelitian dengan judul ‘Penentuan Waktu Tinggal Optimum Pasteurisasi Susu dengan Plate Heat Exchanger’ bertujuan mendapatkan waktu tinggal yang paling singkat untuk memperoleh susu (cair) dengan kualitas/karakteristik yang baik (tidak terdenaturasi) dan jumlah kandungan bakteri patogen dalam batas aman. Susu (cair) mendapat pemanasan awal hingga temperatur 56oC, kemudian di’pasteurisasi’ dalam plate heat exchanger dengan laju alir bervariasi antara 60-200 L/jam, dan temperatur keluar 72oC, menggunakan air pemanas pada temperatur 78-80oC dan laju alir 500 L/jam. Hasil penelitian menunjukkan waktu tinggal pasteurisasi optimum 17,5 detik dengan hasil susu yang secara substansi tidak berubah dan kandungan bakteri patogen 17.500 sel/ml, yang dicapai pada laju alir 112,5 ml/jam.

Deskripsi Alternatif :

Pasteurization is a process to preserve food and beverage product by heating in a certain temperature and time, which meant to kill pathogenic bacteria. In order to increase production capacity, the pasteurization process is conducted in a relatively high temperature and short time, to maintain product characteristics. Plate heat exchanger (PHE) is a type of equipment that oftenly employed in food and beverage industries because it is easy to be cleaned and hygienic. Corrugated plate surface and narrow interplate gap in PHE give turbulency effect, and increase heat transfer coefficient that reduce heat transfer time. This research entitled of ‘Determination of optimum residence time in milk pasteurization using plate heat exchanger’ aims to determine the shortest residence time to obtain milk with good characteristics (remains undenaturated) with number of pathogenic bacteria is in safe range. Raw milk was preheated to 56oC, then followed by pasteurization in PHE with flow rate varried from 60 to 200 L/hour, and output temperature of 72oC. The heating medium (water) temperature was 78-80oC with flow rate of 500 L/hour. Result of research showed that optimum residence time for pasteurization was 17,5 seconds, that gave a good product (remains undenaturated), with number of pathogenic bacteria of 17.500 cell/ml, was achieved at flow rate of 112,5 ml/hour

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Idayu Gemalia

Download...