Path: Top > Terbitan/Publikasi Institusi Lain > Jurnal Terakreditasi LIPI > Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) > JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN > Volume XIX Nomor 2, 2011

Dampak Pembatasan Konsumsi BBM Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Indonesia: Analisis Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) Tahun 2005

Journal from JBPTPPOLBAN / 2013-06-24 17:53:05
Oleh : Putri Irma Yuniarti ; Deni Rusyana (putri_irma@gmail.com)
Dibuat : 2013-02-28, dengan 0 file

Keyword : subsidi

Subsidi bahan bakar minyak (BBM) sudah memberatkan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah memerintahkan adanya pengurangan subsidi BBM melalui kebijakan pembatasan konsumsi BBM. Kajian ini melihat apa yang terjadi pada distribusi pendapatan rumah tangga, baik itu perkotaan maupun di perdesaan ketika kebijakan pembatasan konsumsi BBM dilaksanakan. Kemudian, dilihat sektor mana saja yang akan terkena dampak paling besar dari realokasi dana penghematan subsidi BBM. Secara umum, kajian ini menggunakan metode: Analisa Accounting Multiplier, Analisa Jalur Struktural atau Structural Path Analysis (SPA), yang meliputi Direct Effect, Total Effect dan Global Effect, serta Analisa Kebijakan dengan memasukan shock ke dalam variabel eksogen. Kemudian, perhitungannya dilakukan dengan menggunakan software MATD dan Microsoft Excell 2007 untuk mengolah data SNSE 2005. Hasil kajian menunjukkan pemberian subsidi sebesar Rp 92,8 triliun akan meningkatkan pendapatan rumah tangga sebesar 3,39%. Kemudian, dampak pembatasan subsidi dengan tidak memberikan subsidi kepada kendaraan pribadi (pengurangan subsidi BBM dari sebesar Rp92,8 triliun-Rp34,3 triliun menjadi hanya Rp 58,5 triliun) hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga sebesar 2,14%. Apabila hasil efisiensi kebijakan tersebut (Rp34,4 triliun) direalokasikan ke sektor pendidikan dan kesehatan maka akan meningkatkan pendapatan rumah tangga sebesar 3,61% dan jika direalokasikan ke sektor infrastruktur akan meningkatkan pendapatan sebesar 3,15%. Subsidi BBM lebih dirasakan manfaatnya oleh sektor nonpertanian perdesaan sebesar 4,02%. Terlebih lagi, sektor rumah tangga di perdesaan ini memperoleh dampak positif yang paling besar dari adanya subsidi dalam semua skenario, dan yang terbesar adalah subsidi dalam bentuk subsidi pendidikan dan kesehatan.

Deskripsi Alternatif :

.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Idayu Gemalia