Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Drs. Yulianto P. Krisologus, MM., Editor: Erlin Arvelina

Download...

Path: Top > Skripsi - D4 > Jurusan Administrasi Niaga > Program Studi Manajemen Aset > REGULER > 2012

ANALISIS PENDAPATAN DAN BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (JPO) DI KOTA BANDUNG

ANALYSIS OF INCOME AND MAINTENANCE COSTS FOR THE OVERPASSES IN BANDUNG

Tugas Akhir, 008 / 2012 / MAS
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-09-03 15:05:50
Oleh : Raras Faliaresti - 08754023 (raras.faliaresti@gmail.com)
Dibuat : 2014-05-12, dengan 4 file

Keyword : Analisa Pendapatan, Manfaat/Benefit, Biaya Pengeluaran/Cost, Benefit Cost Ratio
Subjek : Analysis of Revenue, Benefit, Cost Expenditure, Benefit Cost Ratio

Kajian dalam penelitian ini mengenai analisis pendapatan dan biaya pemeliharaan yang dilakukan di sejumlah objek jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah Kota Bandung milik Dinas PU Bina Marga Kota Bandung. Diantaranya, JPO Asia Afrika, JPO Ahmad Yani (Ps. Kosambi), dan JPO AH Nasution. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pendapatan dan biaya pengeluaran yang dilakukan oleh sejumlah pengelola. Pengelola terkait adalah Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan sejumlah investor swasta. Manfaat tidak langsung yang diterima pengelola cukup terbatas, karena manfaat yang diterima hanya berdasarkan dari penyewaan media reklame saja. Sedangkan biaya pengeluaran berasal dari biaya pemeliharaan, perbaikan jembatan selama beberapa tahun terakhir. Disain penelitian dan alat analisis pengolahan data pada penelitian ini menggunakan operasional variabel, dan metode benefit cost (B/C) ratio. Hasil penilaian manfaat ekonomi pada beberapa jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Bandung pada kondisi saat ini diperoleh nilai Net Present Value (NPV) JPO Asia Afrika adalah sebesar Rp 14.030.961.521,- dengan hasil BCR 1,09. NPV JPO Ahmad Yani adalah sebesar Rp 6.336.944.278,- dengan hasil BCR 1,00. Sedangkan NPV JPO AH Nasution adalah sebesar Rp 4.532.425.178,- dengan hasil BCR 1,04. Penilaian ini menggunakan umur ekonomis bangunan 40 tahun dan discount factor 5,75% (BI Rate per Juni 2012). Sehingga, hasil tersebut mengindikasikan bahwa sejumlah pembangunan jembatan penyeberangan di Bandung adalah layak. Sedangkan hasil penilaian dari pengelolaan, operasi dan pemeliharaan JPO di Bandung, pengelolaan yang ada belum memenuhi syarat sesuai dengan prosedur teknis dan non teknis yang telah ditetapkan pada instruction manual jembatan, hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang memahami metode yang harus digunakan pada pengelolaan ini. Untuk menanggulangi hal tersebut, maka perlu adanya peningkatan dan kedisiplinan, agar lebih memahami dan pemenuhan secara maksimal terhadap kinerja operasi dan pemeliharaan jembatan penyeberangan yang sesuai prosedur, serta penambahan SDM dibagian pengelolaan/pemeliharaan aset. Kata kunci: Analisa Pendapatan, Manfaat/Benefit, Biaya Pengeluaran/Cost, Benefit Cost Ratio.

Deskripsi Alternatif :

Studies in this research regarding the analysis of income and maintenance costs was done at overpasses in Bandung which owned by Dinas Bina Marga Kota Bandung, there are Asia Afrika’s bridge, Ahmad Yani’s (Pasar Kosambi) bridge, also AH Nasution’s bridge. The purpose of this study was to analyze the income and expenditure of overpasses made by a manager. The related manager is Dinas Bina Marga Kota Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung, and some of private investors. The benefits that received by the manager is quite limited, because the benefits are received only on the basis from leasing billboard media. While the expenses derived from the cost of maintenance, repair bridges over the past years. Research design and data processing analysis tools in this study using the operational variables, and methods of benefit cost (B/C) ratio.






The results of studies of the economic benefits to some overpasses in Bandung on the current state values obtained Net Present Value (NPV) Asia Afrika’s bridge amounted to Rp 14,030,961,521, - with the BCR 1.09. Ahmad Yani’s bridge obtained NPV amounted to Rp 6,336,944,278, - with the BCR 1.00. While the NPV AH Nasution’s bridge was amounted to Rp 4,532,425,178, - with the BCR 1.04. This studies uses the economic life of the bridge 40 years and 5.75% discount factor (data from BI Rate per June 2012). Thus, these results indicate that the overpasses project in Bandung is feasible.






While the results of studies of the management, operation and maintenance of the overpasses in Bandung, the existing management has not been qualified in accordance with technical and non technical procedures that have been assigned to the instruction manual bridge, this is caused by a lack of human resources who understands the method how to be used on this management. To overcome this, what’s needed for improvement and discipline, in order to understand on the performance of the operation and maintenance of the bridge based the appropriate procedures, as well as the addition of section HR maintenance of assets.






Key words: Analysis of Revenue, Benefit, Cost Expenditure, Benefit Cost Ratio.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id