Path: Top > Tugas Akhir - D4 > Jurusan Teknik Sipil > Prodi Teknik Perancangan Jalan & Jembatan > 2012

PERANCANGAN ULANG SISTEM DRAINASE PADA JALAN PROF. DR. SURYA SUMANTRI KOTA BANDUNG SEPANJANG 1,1 KM

REDESIGN OF DRAINAGE DITCH SYSTEM PROF. DR SURYA SUMANTRI STREET BANDUNG CITY ALONG 1.1 KM

Tugas Akhir, 015 / 2012 / TPJJ
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2015-11-18 09:22:30
Oleh : Riszky Fauzy - 08124023
Dibuat : 2013-01-08, dengan 4 file

Keyword : perancangan ulang, drainase, saluran, inlet, debit
Subjek : Redesign, Drainage, channel, inlet, flow rate

Rencana pengembangan Kota Bandung sebagai kota megapolitan yang menyediakan berbagai fasilitas masyarakat seperti sarana pendidikan dan pekerjaan tentu mempengaruhi kepadatan penduduk dan secara otomatis mempengaruhi juga tata saluran air. Inilah salah satu yang melatarbelakangi penyusunan laporan tugas akhir ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ada dilapangan yaitu terjadinya genangan air pada badan jalan akibat limpasan air hujan yang tidak mengalir ke inlet dan saluran drainase yang lokasinya berada di ruas jalan Prof. Dr. Surya Sumantri kota Bandung Barat. Sesuai juga dengan hasil analisis yang ditunjukan penulis dalam Studi Kasus Evaluasi sistem drainase pada jalan Prof. Dr. Surya Sumantri Kota Bandung salah satunya adalah bahwa kapasitas drainase eksisting sepanjang ruas jalan Prof. Dr. Surya Sumantri kiri dan kanan tidak dapat menampung debit air hujan, karena debit aliran lebih besar dari debit saluran sebagai contoh pada STA 0+100 yang dimulai dari Simpang Jalan Leumah Neundeut dari perhitungan debit yang dihasilkan 0.1017 m3/detik ternyata lebih besar dari debit saluran yang telah dihitung yaitu 0.000431 m3/detik. Hasil yang diperoleh dari laporan ini adalah perancangan ulang dimensi dan rencana anggaran biaya. Dari hasil perhitungan dimensi penampang yang dilakukan bahwa perhitungan telah sesuai dengan kriteria perencanaan yaitu dimensi saluran mampu mengalirkan debit aliran, dengan kata lain debit yang dialirkan oleh debit saluran (Qs) lebih besar sama dengan debit aliran (Q), misalnya pada STA.0+100 dengan perubahan dimensi tinggi penampang (h) = 0.23 m, maka Qsaluran = 0.1078 m3/det > Qaliran = 0.101748 m3/det. Hasil dari rencana anggaran biaya dari pekerjaan ini dibagi menjadi 4 yaitu biaya perancangan baru saluran drainase dan inlet dengan pasangan batu sebesar Rp. 895,485,000.00, biaya perancangan perbaikan saluran drainase dan inlet dengan pasangan batu sebesar Rp. 498,470,000.00, biaya perancangan saluran drainase dan inlet baru dengan beton sebesar Rp. 2,490,052,000.00 dan biaya perancangan perbaikan saluran drainase dan inlet dengan beton sebesar Rp. 1,368,735,000.00. Hasil rekomendasi RAB proyek dari perhitungan metode BCR (Benefit Cost Ratio) perbandingan antara menggunakan pasangan batu dan beton maka BCR > 1 (investasi yang layak) adalah dengan menggunakan beton dengan nilai 1.99 Kata Kunci : perancangan ulang, drainase, saluran, inlet, debit

Deskripsi Alternatif :

Bandung city development plan as a mega city that provides variety of community facilities such as education and employment would affect population density and automatically affect the drainage system as well. This is one of underlying the preparation of this final report based on the existing problems in the field which are occurrence of pool of water on the road due to rain water runoff that does not flow into the inlet and drainage channel located at Prof. Dr. Surya Sumantri Street, West Bandung.


In accordance with the results of the analysis as well indicated by the author in Case Study, Evaluation of drainage system at Prof. Dr. Surya Sumantri Street, one of which is the capacity of the existing drainage along the left and right side of Prof. Dr. Surya Sumantri Street can not accommodate the rain water flow rate, because the flow rates greater than the debit channel for example in STA 0+100 which started from Leumah Neundeut Street intersection, from the result of debit calculation which is 0.1017 m3/s greater than the debit channel has been calculated which is 0.000431 m3/s.


The results of this report is redesign of the dimensions and budget plans. From the results of calculations cross-sectional dimension performed that the calculations are in accordance with planning criteria that is dimensions of the channel capable to flowing the flow rate, in other words flow rate which flowed by the debit channel (Qs) is greater equal than flow rate (Q), in example at STA +100 with changes in high-dimensional cross-section, (h) = 0.23 m, so that Qchannel= 0.1078 m3/s > Qchannel = 0.101748 m3/s. The results of the budget plan of this work divided into four which the cost of a new drainage and inlet design with stone masonry for Rp. 895,485,000.00, the cost of drainage and inlet repairs design with stone masonry for Rp. 498,470,000.00, the cost of a new drainage and inlet design with concrete for Rp. 2,490,052,000.00, and the cost of drainage and inlet repairs design with stone masonry for Rp. 1,368,735,000.00. The result of recomendation project budget plan of calculation methods using BCR (Benefit Cost Ratio) cost comparison between using the stone masonry and concrete is BCR>1 (a worthy investment) is using concrete with 1.99 value.


Key word : Redesign, Drainage, channel, inlet, flow rate

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Angga Marditama SS., ST., MT. , Editor: Erlin Arvelina

Download...