Path: Top > Skripsi - D4 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2018

Kajian Variasi Pengisian Refrigeran R-32 Sebagai Retrofitting R-410A Pada Pengkondisi Udara

Study Of Refilling Variations Of Refrigerant R-32 As Retrofitting R-410A In Air Conditioner

Skripsi, 025 / 2018 / PTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2019-01-14 10:53:06
Oleh : Riza Siti Azizah - 141624028 (rizasitiazizah100@gmail.com)
Dibuat : 2019-01-14, dengan 4 file

Keyword : Refrigeran, ODP dan GWP, Proses Retrofitting, Kinerja Sistem
Subjek : Refrigerant, ODP and GWP, Retrofitting Process, System Performance

Refrigeran yang digunakan pada pengkondisi udara dengan menggunakan siklus refrigerasi kompresi uap pada umumnya memiliki sifat perusak lingkungan baik dari segi ozon depleting potential (ODP) maupun global warming potential (GWP). Menteri Peridustrian Republik Indonesia mengeluarkan peraturan Nomor: 41/M-IND/PER/5/2014 tentang Pelarangan penggunaan hydrochlorofluorocarbon (HCFC) yang merupakan senyawa kimia yang berpotensi dapat merusak molekul ozon di lapisan stratosfer. Oleh karena itu, mulai 1 Januari 2015, HCFC jenis HCFC-22 (R-22) akan dilarang penggunaannya di negara-negara berkembang dan diganti dengan refrigeran jenis hydroflurocarbon (HFC) yaitu HFC-32 (R-32) dan HFC-410A (R-410A). Mengingat penggunaan R-410A memiliki jangka waktu yang pendek, karena nilai GWP yang masih tinggi yaitu 2088, sehingga perlu adanya alternatif penggantian yaitu R-32 karena memiliki nilai GWP yang lebih rendah yaitu 675. Tujuan penelitian pada tugas akhir ini adalah melakukan proses retrofitting pada Air Conditioning system (AC) Split yang memiliki refrigeran primer yaitu R-410A, kemudian akan dilakukan proses retrofitting dengan menggunakan refrigeran R-32. Analisis ini dilakukan dengan melakukan variasi pengisian refrigeran, berdasarkan volume refrigeran yang sama, kemudian membandingkan massa jenis antar refrigeran yaitu massa jenis R-32 dengan R-410A pada temperatur saturation suction 50C yaitu dengan nilai perbandingan 1,386. Variasi pengisian refrigeran R-32 ini dimulai dengan pengisian 80%, 85%, 90%, 95%, 100%, dan 105%. Setelah dilakukan proses retrofitting ini didapatkan kapasitas pendinginan dan COP yang tertinggi pada saat pengisian 95% yaitu 2,61 kW dan 3,77 dengan daya input yang dihasilkan sebesar adalah 0,692 kW. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa berat optimal dari proses retrofitting tersebut adalah pada pengisian refrigeran 95% dengan berat pengisian 868,97 gr. Kata Kunci: Refrigeran, ODP dan GWP, Proses Retrofitting, Kinerja Sistem.

Deskripsi Alternatif :

The refrigerant used in air conditioners by using vapor compression refrigeration cycle generally has environmental destructive properties in terms of both ozone depleting potential (ODP) and global warming potential (GWP). The Minister of Industry of the Republic of Indonesia issued Regulation No. 41 / M-IND / PER / 5/2014 on the prohibition of the use of hydrochlorofluorocarbon (HCFC) which is a chemical compound that could potentially damage the ozone molecule in the stratosphere layer. Therefore, starting January 1, 2015, HCFC type HCFC-22 (R-22) will be banned in developing countries and replaced with refrigernt hydrofluorocarbon (HFC) type HFC-32 (R-32) and HFC-410A (R-410A ). Given that the use of R-410A has a short time period, because the value of GWP is still high that is 2088, so there is need for alternatives that is R-32 because it has a lower GWP value of 675. The purpose of this research is to do retrofitting process on Split Air Conditioning system which has primary refrigerant that is R-410A, then will be done retrofitting process by using R-32 refrigerant. This analysis is done by variation of refrigerant filling, based on the same refrigerant volume, then compare the mass of refrigerant type R32 and R410A at 50C suction saturation temperature, that is by having value comparison 1.385. This R-32 refrigerant filling variation starts with 80%, 85%, 90%, 95%, 100%, and 105% charging. After the retrofitting process is obtained the highest cooling capacity and COP at the time of charging 95% that is 2.61 kW and 3.77 with the input power is 0.692 kW. From these results can be stated that the optimal weight of the retrofitting process is at 95% refrigerant filling with a weight of 868.97 gr. Keywords: Refrigerant, ODP and GWP, Retrofitting Process, System Performance.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Sumeru, M.T., Ph.D.

    Pembimbing 2: Triaji Pangripto Pramudantoro, S.T., M.Eng., Editor: Erlin Arvelina

Download...