Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Kimia > 2003

SEEDING DAN AKLIMATISASI PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI INOKULUM TEMPE DENGAN SEQUENCING BATCH REACTOR

Tugas Akhir, 19 / 2003 / KI
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2015-11-18 09:21:21
Oleh : Prilly Fatticianita J / Rini Padhilah, Polban
Dibuat : 2003, dengan 6 file

Keyword : Limbah, Air, Pengolahan, Seeding, Aklimatisasi

Pada penelitian ini, seeding dan aklimatisasi bertujuan untuk memperoleh mikroorganisme yang mampu mengolah air limbah industri inokulum tempe dengan menggunakan Sequencing Batch Reactor (SBR). Proses seeding bertujuan menumbuhkan dan mengembangbiakkan mikroorganisme yang berasal dari rumen sapi sehingga diperoleh nilai MLVSS yang berkisar antara 4000 mg/l dengan cara menambahkan tapioka, NHчCl dan Kh2POч yang mempunyai nilai COD sebesar 2000 mg/l dengan perbandingan C : N : P = 100 : 5 : 1. Dengan nilai MLVSS pada kisaran jam ke-700 dengan pH optimum pada kisaran 7,0-8,0.



Proses aklimatisasi bertujuan untuk menyesuaikan mikroorganisme dengan air limbah yang akan diolah. Proses aklimatisasi dilakukan secara bertahap dengan cara memvariasikan volume campuran antara tapioka dan air limbah yaitu 75% : 25%, 50% : 50%, 25% : 75%, dan 0% : 100% untuk nilai COD campuran dengan variasi sebagai berikut 500 mg/l, 1000 mg/l, dan 1500 mg/l. Untuk campuran dengan nilai COD 500 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 96,79% selama 14 jam dengan nilai MLVSS berkisar antara 4200-4600 mg/l. Untuk campuran dengan nilai COD 1000 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 89,67% selama 32 jam dan sebesar 83,79% untuk campran 25% : 75% selama 24 jam dengan nilai COD 1500 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 90,47% selama 30 jam dengan nilai MLVSS berkisar antara 4100-4800 mg/l.

Deskripsi Alternatif :

Pada penelitian ini, seeding dan aklimatisasi bertujuan untuk memperoleh mikroorganisme yang mampu mengolah air limbah industri inokulum tempe dengan menggunakan Sequencing Batch Reactor (SBR). Proses seeding bertujuan menumbuhkan dan mengembangbiakkan mikroorganisme yang berasal dari rumen sapi sehingga diperoleh nilai MLVSS yang berkisar antara 4000 mg/l dengan cara menambahkan tapioka, NHчCl dan Kh2POч yang mempunyai nilai COD sebesar 2000 mg/l dengan perbandingan C : N : P = 100 : 5 : 1. Dengan nilai MLVSS pada kisaran jam ke-700 dengan pH optimum pada kisaran 7,0-8,0.



Proses aklimatisasi bertujuan untuk menyesuaikan mikroorganisme dengan air limbah yang akan diolah. Proses aklimatisasi dilakukan secara bertahap dengan cara memvariasikan volume campuran antara tapioka dan air limbah yaitu 75% : 25%, 50% : 50%, 25% : 75%, dan 0% : 100% untuk nilai COD campuran dengan variasi sebagai berikut 500 mg/l, 1000 mg/l, dan 1500 mg/l. Untuk campuran dengan nilai COD 500 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 96,79% selama 14 jam dengan nilai MLVSS berkisar antara 4200-4600 mg/l. Untuk campuran dengan nilai COD 1000 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 89,67% selama 32 jam dan sebesar 83,79% untuk campran 25% : 75% selama 24 jam dengan nilai COD 1500 mg/l, penurunan COD yang terbesar adalah campuran 75% : 25%, yaitu sebesar 90,47% selama 30 jam dengan nilai MLVSS berkisar antara 4100-4800 mg/l.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiP
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Nancy Siti Djenar, MS / Sudaryati Cahyaningsih, MT, Editor:

Download...