Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Elektro > Program Studi Teknik Listrik > 2005

STUDI TINGKAT MUTU PELAYANAN PENYULANG CIPADUNG DAN PENYULANG MANDALA MEKAR DI PT. PLN (PERSERO) APJ BANDUNG

Tugas Akhir, 32 / 2005 / EL
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2015-11-18 09:21:35
Oleh : Topik Hidayah (02312029), Polban
Dibuat : 2006-08-23, dengan 1 file

Keyword : Sistem Distribusi Tenaga Listrik, Tingkat Mutu Pelayanan

ABSTRAK




PLN merupakan instansi negara yang mempunyai posisi strategis dalam penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat. Sesuai dengan tingkat pertumbuhan kelistrikan di Indonesia, maka PLN tidak hanya berusaha memenuhi permintaan daya yang meningkat, akan tetapi juga memperbaiki mutu keandalan pelayanan. Sejalan dengan itu perlu dikembangkan suatu cara penilaian terhadap keandalan mutu pelayanan atau dengan kata lain diperlukan penilaian terhadap tingkat mutu pelayanan PLN. Tingkat mutu pelayanan anatara lain tergantung dari lamanya pemadaman dan frekuensi pemadaman yang terjadi. Terdapat dua indicator keandalan yang sering digunakan dalam system distribusi, yaitu : Indeks frekuensi pemadaman rata-rata (f) yang dikenal sebagai SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), serta Indeks lama pemadaman rata-rata (d) yang dikenal sebagai SAIDI (System Average Interruption Duration Index). Permintaan tingkat mutu pelayanan sebagai pegangan dalam menilai penampilan, menentukan tingkat keandalan dari sistem distribusi dan sebagai tolak ukur terhadap kemajuan/menentukan proyeksi yang akan dicapai PLN. Pada penyulang Cipadung, realisasi nilai SAIDI dan SAIFI tahun 2004 adalah 0,804 jam/tahun dan 8,663 kali/tahun. Sedangkan pada penyulang Mandalamekar, realisasi nilai SAIDI dan SAIFI tahun 2004 adalah 0,580 jam/tahun dan 3,449 kali/tahun.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK




PLN merupakan instansi negara yang mempunyai posisi strategis dalam penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat. Sesuai dengan tingkat pertumbuhan kelistrikan di Indonesia, maka PLN tidak hanya berusaha memenuhi permintaan daya yang meningkat, akan tetapi juga memperbaiki mutu keandalan pelayanan. Sejalan dengan itu perlu dikembangkan suatu cara penilaian terhadap keandalan mutu pelayanan atau dengan kata lain diperlukan penilaian terhadap tingkat mutu pelayanan PLN. Tingkat mutu pelayanan anatara lain tergantung dari lamanya pemadaman dan frekuensi pemadaman yang terjadi. Terdapat dua indicator keandalan yang sering digunakan dalam system distribusi, yaitu : Indeks frekuensi pemadaman rata-rata (f) yang dikenal sebagai SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), serta Indeks lama pemadaman rata-rata (d) yang dikenal sebagai SAIDI (System Average Interruption Duration Index). Permintaan tingkat mutu pelayanan sebagai pegangan dalam menilai penampilan, menentukan tingkat keandalan dari sistem distribusi dan sebagai tolak ukur terhadap kemajuan/menentukan proyeksi yang akan dicapai PLN. Pada penyulang Cipadung, realisasi nilai SAIDI dan SAIFI tahun 2004 adalah 0,804 jam/tahun dan 8,663 kali/tahun. Sedangkan pada penyulang Mandalamekar, realisasi nilai SAIDI dan SAIFI tahun 2004 adalah 0,580 jam/tahun dan 3,449 kali/tahun.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiPolban
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Heri Budi Utomo,Ir; Supriyanto,ST, Editor:

Download...