Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Konversi Energi > Program Studi Teknik Konversi Energi > 2007

PENGUJIAN KINERJA MESIN DIESEL PERKINS EMPAT SILINDER BERBAHAN BAKAR BIODIESEL DAN BIOSOLAR

23 / 2007 / TE
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2017-04-11 10:03:22
Oleh : Mery Aquina (04221068), Polban (rotten_madchen@yahoo.com)
Dibuat : 2008-01-29, dengan 1 file

Keyword : Mesin Diesel Perkins, Biodiesel, Biosolar

ABSTRAK





Semakin menipisnya cadangan energi fosil dan semakin meningkatnya kebutuhan bahan bakar, termasuk minyak diesel. Pemikiran mengenai sumber energi yang terbarukan serta diversifikasi energi semakin berkembang. Salah satu bahan bakar yang mendapat perhatian adalah Biodiesel. Secara kimiawi, Biodiesel menunjuk pada ester monoalkali dari asam lemak rantai panjang yang diturunkan dari sumber-sumber lipid yang terbaharui. Biodiesel dapat digunakan pada mesin diesel tanpa atau dengan sedikit modifikasi. Biodiesel murni bersifat bisa terdegradasi, tidak beracun, bebas belerang dan aromatik. Oleh karena itu pada tugas akhir ini penulis tertarik untuk melakukan pengujian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar Biosolar dan Biodiesel minyak jelantah terhadap emisi gas buang dan kinerja mesin diesel. Pengujian dilakukan dengan metode katup gas tetap dan beban berubah-ubah dengan variasi campuran bahan bakar, putaran dan beban. Setelah melakukan pengujian, penulis membandingkan hasil yang didapat. Pada saat menggunakan bahan bakar Biosolar didapat efisiensi mekanik mencapai 21.15%, dan menggunakan Biodiesel yaitu 16.36-17.42%. Jelaga yang dihasilkan Biodiesel lebih rendah dibandingkan Biosolar, yaitu untuk Biodiesel jelaga yang dihasilkan antara 23-31%, sedangkan untuk Biosolar antara 24-34%.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK





Semakin menipisnya cadangan energi fosil dan semakin meningkatnya kebutuhan bahan bakar, termasuk minyak diesel. Pemikiran mengenai sumber energi yang terbarukan serta diversifikasi energi semakin berkembang. Salah satu bahan bakar yang mendapat perhatian adalah Biodiesel. Secara kimiawi, Biodiesel menunjuk pada ester monoalkali dari asam lemak rantai panjang yang diturunkan dari sumber-sumber lipid yang terbaharui. Biodiesel dapat digunakan pada mesin diesel tanpa atau dengan sedikit modifikasi. Biodiesel murni bersifat bisa terdegradasi, tidak beracun, bebas belerang dan aromatik. Oleh karena itu pada tugas akhir ini penulis tertarik untuk melakukan pengujian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar Biosolar dan Biodiesel minyak jelantah terhadap emisi gas buang dan kinerja mesin diesel. Pengujian dilakukan dengan metode katup gas tetap dan beban berubah-ubah dengan variasi campuran bahan bakar, putaran dan beban. Setelah melakukan pengujian, penulis membandingkan hasil yang didapat. Pada saat menggunakan bahan bakar Biosolar didapat efisiensi mekanik mencapai 21.15%, dan menggunakan Biodiesel yaitu 16.36-17.42%. Jelaga yang dihasilkan Biodiesel lebih rendah dibandingkan Biosolar, yaitu untuk Biodiesel jelaga yang dihasilkan antara 23-31%, sedangkan untuk Biosolar antara 24-34%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
OrganisasiPolban
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Rusmana, SST, Editor:

Download...