Path: Top > Skripsi - D4 > 2017 > Jurusan Administrasi Niaga > Program Studi Manajemen Aset > KERMA > 2017

Perencanaan Kebutuhan Pengembangan Gedung Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi

The Planning Of Office Building Development Need at Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi

Tugas Akhir, 034 / 2017 / MAS-KERMA
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-09-03 15:05:27
Oleh : Supratama Oktio Putra Asnan - 135246016 (supratamaoktioputraasnan@gmail.com)
Dibuat : 2018-03-01, dengan 4 file

Keyword : Perencanaan Kebutuhan Aset, Ruangan Kerja, Ruangan Penunjang, Estimasi Biaya
Subjek : The Asset Needs Planning, Working Room, Supporting Room, Cost Estimation

Gedung kantor merupakan salah satu sarana kerja pemerintah daerah yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan kinerja pegawai. Akan tetapi, gedung kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi memiliki beberapa masalah, yaitu : tidak tersedianya ruang tunggu untuk pelayanan kepada tamu, tidak tersedianya mushalla, tidak tersedianya toilet, dan berbagai kegiatan perkantoran dilakukan di satu ruang kerja yang sama oleh pegawai pada tingkat jabatan eselonisasi dan struktural tertentu. Di sisi lain, Pemkot Cimahi memiliki lahan idle seluas 852 m2. Oleh karena itu, perlu merencanakan kebutuhan gedung kantor sesuai dengan standar sarana kerja pemerintah daerah dengan judul Perencanaan Kebutuhan Pengembangan Gedung Kantor BPKAD Pemerintah Kota Cimahi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total luas ruangan kerja yang perlu direncanakan, total luas ruangan penunjang yang perlu direncanakan, dan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan gedung kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi. Landasan teori yang digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah teori perencanaan kebutuhan aset gedung kantor dan estimasi biaya pengembangan dengan menggunakan metode meter persegi. Adapun landasan normatif yang digunakan adalah Permendagri Nomor 7 Tahun 2006, Permen PU Nomor 45 Tahun 2007, dan Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor : 910/Kep.355-adbang/2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif studi kasus. Pengumpulan data penelitian yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Objek penelitian yakni gedung kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi, terdiri dari ruangan kerja dan ruangan penunjang. Perencanaan kebutuhan pengembangan gedung kantor ini menghasilkan total luas ruangan kerja yang perlu direncanakan seluas 357 m2, total luas ruangan penunjang yang perlu direncanakan seluas 48 m2, dan estimasi biaya yang dibutuhakan untuk pengembangan gedung kantor sejumlah Rp. 3.242.554.260. Kata Kunci: Perencanaan Kebutuhan Aset, Ruangan Kerja, Ruangan Penunjang, Estimasi Biaya.

Deskripsi Alternatif :

Office room is one of the local government work tools that affect the comfort and performance of employees. However, the office room of Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi has several problems, namely: unavailability of waiting room for guest service, unavailability of mushalla, unavailability of toilet, and various office activities conducted in one same workspace by employee at a certain level of echelonization and structural positions. On the other hand, Pemerintah Kota Cimahi has an idle land area of 852 m2. Therefore, it is necessary to plan the needs of office building in accordance with the standards of local government work tools with the title is The Planning of Office Building Development Needs At Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi. The purpose of this study is to determine the total area of working room that needs to be planned, the total area of supporting room that needs to be planned, and the cost estimation is required for the development of office building of Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemerintah Kota Cimahi. The base theory used to solve the problem is the theory of planning of asset needs of building and development cost estimation by uses square meter method. The base normative used is Permendagri No. 7 Tahun 2006, Permen PU No. 45 Tahun 2007, and Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor : 910 / Kep.355-adbang / 2016. This research uses quantitative and qualitative approach. The research method used is descriptive method of case study. The research data collection is by observation, interview, and documentation study. The object of this research is the office building of Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi, consisting of working room and supporting room. This planning of office building development need at Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Cimahi produces in a total working room that needs to be planned for an area of 357 m2, total area of supporting room that needs to be planned for 48 m2 area, and cost estimation is required for the development of office building amounting to Rp. 3.242.554.260. Keywords: The Asset Needs Planning, Working Room, Supporting Room, Cost Estimation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dra. Nurlaila Fadjarwati, M.Si., Editor: Erlin Arvelina

Download...