Path: Top > Tugas Akhir - D3 > Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara > Program Studi Teknik Refrigerasi dan Tata Udara > 2014

Kaji Eksperimental dan Analisis Performansi Cool-Box Akibat Variasi Konsentrasi Refrigeran Sekunder

Experimental Examination and Analysis Of Cool-Box Performance Due To Secondary Refrigerant Concentration Variation

Tugas Akhir, 003 / 2014 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2018-04-04 16:20:58
Oleh : Syeni Indriati - 111611031 (syeniindriati06@gmail.com)
Dibuat : 2018-04-04, dengan 4 file

Keyword : cool-box, konsentrasi refrigeran sekunder, energi listrik, efisiensi
Subjek : cool-box, concentration of secondary refrigerant, electrical energy, efficiency

Mesin cool-box adalah salah satu alat yang menggunakan sistem refrigerasi kompresi uap sebagai sistem kerjanya. Pada masa ini penggunaan mesin cool-box merupakan hal yang umum di kalangan masyarakat luas, namun sampai dengan saat ini masyarakat selalu menggunakan mesin cool-box yang tidak ramah lingkungan dan membutuhkan energi listrik sangat tinggi. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menganalisis performansi sebuah mesin cool-box yang ramah lingkungan dan lebih hemat energi listrik. Metode yang digunakan untuk menunjang penelitian tugas akhir ini adalah dengan menambahkan refrigeran sekunder berupa larutan campuran antara air dan propylene glycol, dengan konsentrasi propylene glycol yang divariasikan antara 10% hingga 30% dan selanjutnya dituangkan disekeliling kabin pendinginan. Analisis dilakukan dengan mengambil data seperti temperatur kabin, temperatur brine, temperatursuction, temperatur dicharge, temperatur keluar kondenser, tekanan discharge, tekanansuction, arus listrik, tegangan dan energi listrik. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan kondisi kerja terbaik pada mesin cool-box menggunakan refrigeran sekunder dengan konsentrasi 30% propylene glycol-70% air. Karena chilling time yang terjadi berlangsung lebih cepat (yaitu 98 menit), persentase off cycle yang tinggi dalam jangka waktu satu bulan yaitu 94,527%, dan memiliki konsumsi energi listrik paling rendah(hanya 16,972 kWh dalam waktu satu bulan). Kata Kunci: cool-box, konsentrasi refrigeran sekunder, energi listrik, efisiensi.

Deskripsi Alternatif :

Cool-box is an equipment that apply a vapor compression refrigeration system to cool a box. At this moment the use of cool-box is common among the public, but the people always use anon environmentally friendly cool-box and have a high energy consumption. The purpose of this research is to analyze the performance of an environmentally friendly cool-box and have a better energy efficient. The method used to support this final project is by adding a secondary refrigerant in the form of a solution of a mixture of water and varied concentrations of propylene glycol around the cooling cabin.Analysis is done by taking the data of cabin temperature, brine temperature, discharge temperature, suction temperature, condenser out temperature, discharge pressure, suction pressure, electrical current and electrical energy. The analyzed data showed that the best working conditions at cool-box machine is when mini cool-box use secondary refrigerant with concentration of 30% propylene glycol-70% water. Because the chilling time is more faster (that is 98 minute), have a high off cycle percentage in a month (that is 94,527%) and have the largest electrical energy savings (just 16,972 kWh in a month). Key words: cool-box, concentration of secondary refrigerant, electrical energy, efficiency.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Triaji Pangripto Pramudantoro, S.T., M.Eng.

    Pembimbing 2: Cecep Sunardi, S.T., M.Eng., Editor: Erlin Arvelina

Download...