Path: Top > Proceeding Politeknik Negeri Bandung > Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) 2012: Peranan Penelitian Terapan dan Inovasi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional

Manajemen Inovasi Berbasis Pengetahuan di Perusahaan-perusahaan Kecil, Menengah, dan Besar: Survei pada Industri Barang Konsumsi di Jawa Barat

Proceeding from JBPTPPOLBAN / 2013-06-19 12:10:35
Oleh : Tri Setyowati (trisetyowati@yahoo.com)
Dibuat : 2013-06-10, dengan 1 file

Keyword : inovasi organisasinal, pembelajaran organisasional, kemitraan dengan pemasok-pelanggan, kapasitas absorptif

Perdagangan bebas dapat menimbulkan dampak negatif bagi perusahaan yaitu jika produk yang dihasilkan


sama dengan produk impor dan memiliki tingkat daya saing yang relatif rendah. Satu-satunya cara untuk


menjadi pemenang adalah dengan memiliki daya saing tinggi dan terus melakukan inovasi. Pada industri barang konsumsi di Jawa Barat terdapat fenomena tentang tingkat inovasi organisasional yang masih belum baik dan diduga karena masih belum baiknya tingkat pembelajaran organisasional yang dimiliki dan tingkat hubungan dengan para pemasok pelanggan yang masih belum kuat. Fenomena tingkat inovasi organisasional yang belum baik juga diduga karena masih belum baiknya kapasitas absorptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh dari tiga variabel independen: pembelajaran organisasional, kemitraan dengan pemasok-pelanggan, dan kapasitas absorptif terhadap inovasi organisasinal baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive dan explanatory survey, dan untuk menguji hipotesis digunakan analisis model persamaan struktural (SEM). Selain itu, penelitian ini juga menggunakan ANOVA untuk membandingkan rata-rata setiap variabel diantara jenis perusahaan yang berbeda pada industri barang konsumsi yaitu: makanan dan minuman, pakaian, kosmetik, mainan anak, kerajinan, dan olahan kulit; dan dilakukan juga untuk membandingkan rata rata setiap variabel diantara tiga ukuran perusahaan yang berbeda yaitu: kecil, menengah, dan besar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran organisasional, kemitraan dengan pemasok-pelanggan, dan kapasitas absorptif secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 70,76% terhadap inovasi organisasional. Kapasitas absorptif memberikan kontribusi yang paling besar terhadap inovasi organisasional dibandingkan dengan pembelajaran organisasional, dan kemitraan dengan pemasok-pelanggan. Hasil temuan lain adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata nilai (P>0,05) diantara keenan jenis perusahaan pada industri barang konsumsi dalam memersepsikan inovasi organisasinal, pembelajaran organisasional, kemitraan dengan pemasok-pelanggan, dan kapasitas absorptif. Hasil temuan lain juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata nilai (P<0,05) diantara perusahaan kecil, menengah, dan besar dalam memersepsikan inovasi organisasinal, pembelajaran organisasional, kemitraan dengan pemasok pelanggan, dan kapasitas absorptif.

Deskripsi Alternatif :

.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id