Path: Top > Skripsi - D4 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2019

Kaji Eksperimental Pengaruh Penggunaan LSHX Tube In Tube Pada Mini Cooler Dengan Menggunakan Metode Pendinginan Radiant

Experimental Study Effect Use Of LSHX Tube Intube On Mini Cooler Using Radiant Cooling Method

Skripsi, 031 / 2019 / PTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2020-06-29 15:33:31
Oleh : Wildan Abdul Aziz - 151624032 (wildanabaz@gmail.com)
Dibuat : 2019-12-19, dengan 4 file

Keyword : Pendinginan Radiant, LSHX, Subcooled, Kapasitas Pendinginan, Kalor
Subjek : Radiant Cooling, LSHX, Subcooled, Cooling capacity, Heat

Pendinginan radiant adalah sebuah metode pendinginan dengan menggunakan permukaan suatu bidang yang didinginkan untuk menyerap kalor dari objek yang didinginkan dengan proses radiasi dan konveksi. Penggunaan metode pendinginan radiant pada sistem refrigerasi mini cooler merupakan metode yang efektif menjaga kualitas produk, mengingat bahwa distribusi penyerapan kalor pada radiant cooling lebih merata karena seluruh permukaan dinding semen pada kabin dapat menyerap kalor dari produk yang didinginkan. Untuk meningkatkan kapasitas pendinginan pada sistem refrigerasi dapat digunakan metode subcooling dengan liquid suction heat exchanger (LSHX). LSHX merupakan media penukar kalor dengan memanfaatkan temperatur rendah keluaran evaporator (suction line) untuk menurunkan temperatur keluaran kondenser (liquid line) sehingga terjadi subcooled dan superheat pada sistem. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LSHX pada kinerja sistem mini cooler. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan chilling time sistem tanpa LSHX berdurasi 39 menit dengan COP aktual sebesar 4,26 dan nilai efesiensi 75,56 % dengan konsumsi energi listrik sebesar 0,637. Sistem yang menggunakan LSHX memiliki chilling time 29 menit dengan COP aktual sebesar 4,37 serta nilai efesiensi 81,40 % dengan konsumsi energi listrik sebesar 0,561 kWh. Kata kunci: Pendinginan Radiant, LSHX, Subcooled, Kapasitas Pendinginan, Kalor.

Deskripsi Alternatif :

Radiant cooling is a cooling method using the surface of a field cooled to absorb heat from an object cooled by radiation and convection. The use of radiant cooling method in the mini cooler refrigeration system is an effective method of maintaining product quality, given that the distribution of heat absorption in radiant cooling is more evenly distributed because the entire surface of cement wall in the cabin can absorb heat from cooled product. To increase the cooling capacity of the refrigeration system subcooling methods can be used with liquid suction heat exchanger (LSHX). LSHX is a heat exchanger by utilizing output low temperature of evaporator (suction line) to reduce temperature of the condenser output (liquid line) so that subcooled and superheat occur on the system. This research was conducted to determine the effect of using LSHX on the performance of mini cooler system. Based on the results of the research conducted, obtained chilling time without LSHX system is 39 minute with actual of COP is 4.47 and an efficiency value is 75.56% with energy consumption 0,637. Chilling time uses LSHX have 29 minute and system has actual of COP is 4.37 and efficiency value is 81.40%. Energy consumption used in LSHX system is 0.561 kWh. Keywords: Radiant Cooling, LSHX, Subcooled, Cooling capacity, Heat.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakHelmi Purwanti
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorhelmi.purwanti@polban.ac.id
E-mail CKOhelmi.purwanti@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: A. P. Edi Sukamto, S.T., M.T.



    Pembimbing 2: Ir. Arda Rahardja Lukitobudi, M.Eng., Editor: Erlin Arvelina

Download...