Path: Top > Electronics Clipping > BISNIS DAN EKONOMI

Penghapusan Penjamin tak Berdampak ke Bank

BISNIS INDONESIA, Rabu, 5 April 2006, Hal.B1
Clipping from JBPTPPOLBAN / 2013-12-16 13:46:07
By : Tri D Pamenan, POLBAN
Created : 2006-04-07, with 0 files

Keyword : Lembaga Penjaminan Simpanan, nasabah

JAKARTA: Kebijakan Lembaga Penjaminan Simpanan (IPS) yang menghapuskan penjaminan untuk dana nasabah di atas Rp 5 miliar sejak 23 Maret ternyata tidak mempengaruhi dana pihak ketiga di perbankan.


Trend perpindahan dana dari bank kecil ke bank besar seperti yang dikhawatirkan semula ternyata hingga saat ini belum terjadi.


Direktur PT Bank Niaga Tbk. Catherine Hadiman mengungkapkan sejak penghapusan penjaminan diterapkan dua pekan lalu, sampai saat ini tidak terlihat pergerakan dana nasabah yang cukup signifikan di bank tersebut.
"Kalaupun ada pergerakan dana, trend-nya masih terlihat normal sebagaimana yang terjadi sebelum penghapusan penjaminan itu diterapkan," ujar dia kemarin.


Nasabah penyimpan dana terbesar, yang umumnya berada dalam layanan preferred banking menurut dia juga tidak terpengaruh oleh penghapusan penjaminan tersebut.


Manajemen Bank Century juga tidak melihat adanya dampak signifikan terhadap pemberlakuan aturan baru LPS itu.


Presiden Direktur PT Bank Century Tbk Hermanus HM mengungkapkan berdasarkan pengamatan yang dilakukannya, deposan umumnya tidak terpengaruh oleh kebijakan penghapusan penjaminan.


Kalaupun terjadi perubahan posisi dana pihak ketiga di cabang-cabang tertentu, menurut dia hal itu bukan diakibatkan oleh aturan tersebut.


Menurut pengamat perbankan Ryan Kiryanto, tidak terjadinya dampak atas penghapusan penjaminan secara bertahap karena perbankan pada umumnya sudah siap menghadapi aturan tersebut.


Di samping itu, sebagian besar nasabah juga sudah mengetahui kebijakan tersebut. Hal itu tidak lepas dari langkah LPS yang dinilainya juga cukup efektif melakukan sosialisasi.


Kalangan perbankan sendiri juga sudah melakukan sosialisasi kepada nasabah. Dengan kondisi itu, dia menilai nasabah semakin paham kalau sejauh bank dan mereka patuh pada aturan LPS, dana nasabah akan tetap aman.


Oleh karena itu, dia mengharapkan agar LPS, Bank Indonesia, dan bank-bank terus melakukan edukasi ke masyarakat untuk memilih bank yang sehat dengan kinerja bagus dan manajemen yang solid. Pertimbangan itu idealnya dilakukan tanpa memperhatikan ukuran bank. "Yang penting kriteria itu terpenuhi, maka masyarakat akan memilih bank-bank tersebut," ujar dia.


Jadi, menurut Ryan kekhawatiran akan terjadinya migrasi nasabah dari bank kecil ke bank besar tidak terbukti.


Meski begitu, kebijakan itu akan mendorong bank-bank untuk berlomba meningkatkan kinerjanya agar dapat dipilih masyarakat.


Meski begitu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia sempat mempertanyakan kebijakan penghapusan penjaminan tersebut. Kebijakan tersebut dinilai tidak melindungi nasabah yang menginginkan dananya tersimpan dengan aman.


Sebagian bankir sebelum ini mengkhawatirkan penghapusan penjaminan atas dana nasabah di atas Rp5 miliar tersebut akan membuat banyak nasabah yang memindahkan dananya ke bank besar.***

Description Alternative :

JAKARTA: Kebijakan Lembaga Penjaminan Simpanan (IPS) yang menghapuskan penjaminan untuk dana nasabah di atas Rp 5 miliar sejak 23 Maret ternyata tidak mempengaruhi dana pihak ketiga di perbankan.


Trend perpindahan dana dari bank kecil ke bank besar seperti yang dikhawatirkan semula ternyata hingga saat ini belum terjadi.


Direktur PT Bank Niaga Tbk. Catherine Hadiman mengungkapkan sejak penghapusan penjaminan diterapkan dua pekan lalu, sampai saat ini tidak terlihat pergerakan dana nasabah yang cukup signifikan di bank tersebut.
"Kalaupun ada pergerakan dana, trend-nya masih terlihat normal sebagaimana yang terjadi sebelum penghapusan penjaminan itu diterapkan," ujar dia kemarin.


Nasabah penyimpan dana terbesar, yang umumnya berada dalam layanan preferred banking menurut dia juga tidak terpengaruh oleh penghapusan penjaminan tersebut.


Manajemen Bank Century juga tidak melihat adanya dampak signifikan terhadap pemberlakuan aturan baru LPS itu.


Presiden Direktur PT Bank Century Tbk Hermanus HM mengungkapkan berdasarkan pengamatan yang dilakukannya, deposan umumnya tidak terpengaruh oleh kebijakan penghapusan penjaminan.


Kalaupun terjadi perubahan posisi dana pihak ketiga di cabang-cabang tertentu, menurut dia hal itu bukan diakibatkan oleh aturan tersebut.


Menurut pengamat perbankan Ryan Kiryanto, tidak terjadinya dampak atas penghapusan penjaminan secara bertahap karena perbankan pada umumnya sudah siap menghadapi aturan tersebut.


Di samping itu, sebagian besar nasabah juga sudah mengetahui kebijakan tersebut. Hal itu tidak lepas dari langkah LPS yang dinilainya juga cukup efektif melakukan sosialisasi.


Kalangan perbankan sendiri juga sudah melakukan sosialisasi kepada nasabah. Dengan kondisi itu, dia menilai nasabah semakin paham kalau sejauh bank dan mereka patuh pada aturan LPS, dana nasabah akan tetap aman.


Oleh karena itu, dia mengharapkan agar LPS, Bank Indonesia, dan bank-bank terus melakukan edukasi ke masyarakat untuk memilih bank yang sehat dengan kinerja bagus dan manajemen yang solid. Pertimbangan itu idealnya dilakukan tanpa memperhatikan ukuran bank. "Yang penting kriteria itu terpenuhi, maka masyarakat akan memilih bank-bank tersebut," ujar dia.


Jadi, menurut Ryan kekhawatiran akan terjadinya migrasi nasabah dari bank kecil ke bank besar tidak terbukti.


Meski begitu, kebijakan itu akan mendorong bank-bank untuk berlomba meningkatkan kinerjanya agar dapat dipilih masyarakat.


Meski begitu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia sempat mempertanyakan kebijakan penghapusan penjaminan tersebut. Kebijakan tersebut dinilai tidak melindungi nasabah yang menginginkan dananya tersimpan dengan aman.


Sebagian bankir sebelum ini mengkhawatirkan penghapusan penjaminan atas dana nasabah di atas Rp5 miliar tersebut akan membuat banyak nasabah yang memindahkan dananya ke bank besar.***

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTPPOLBAN
OrganizationPOLBAN
Contact NameErlin Arvelina
AddressJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
CityBandung
RegionJawa Barat
CountryIndonesia
Phone022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
Administrator E-mailerlin.arvelina@polban.ac.id
CKO E-mailerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Contributor...

  • Editor: