Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2020

Perbandingan Kinerja R22 dan Hasil Retrofit dengan R407A menggunakan Software REFPROP

Comparison of R22 Performance and Retrofit Results with R407A using REFPROP Software

Tugas Akhir, 037 / 2020 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2021-12-15 10:47:06
Oleh : Febby Silvianty - 171611043 (febbysilvianty@gmail.com )
Dibuat : 2021-12-15, dengan 4 file

Keyword : R22, R407A, REFPROP, temperature variation, isentropic efficiency variation, retrofitting
Subjek : R22, R407A, REFPROP, Variasi temperatur, Variasi efisiensi isentropik, Retrofiting.

R22 adalah jenis refrigeran HCFC yang paling umum digunakan pada industri pendingin. R22 masih mengandung unsur klorin dan flour yang bersifat merusak lapisan ozon dan menyebabkan efek rumah kaca. Oleh karena itu pada tahun 2015 pemerintah melakukan pelarangan penggunaan R22. Unit refrigerasi yang menggunakan R22 dapat diganti dengan refrigeran lain yang memiliki karakteristik serupa dengan R22 namun tidak merusak lapisan ozon. Refrigeran alternatif yang dapat menggantikan R22 salah satunya adalah R407A. Penelitian ini mensimulasikan siklus kompresi uap sederhana menggunakan software REFPROP untuk mengetahui perbandingan kinerja R22 dan R407A dengan cara memvariasikan temperatur evaporasi, temperatur kondensasi, dan efisiensi isentropik. Variasi temperatur evaporasi dilakukan pada -10°C, -5°C, 0°C, 5°C, 10°C, variasi temperatur kondensasi dilakukan pada 30°C, 40°C, 50°C, 60°C dan variasi efisiensi isentropik dilakukan pada 50%, 70%, 100%. Pada temperatur kondensasi 30°C dan temperatur evaporasi 10°C dengan efisiensi isentopik 100% COP aktual pada R22 memiliki nilai 12,64 sedangkan R407A memiliki nilai 11,73, Efisiensi refrigerasi pada R22 memiliki nilai 89% sedangkan R407A memiliki nilai 83%, daya kompresor pada R22 memiliki nilai 0,4 kW sedangkan R407A memiliki nilai 0,43 kW, heat rejection kondensor pada R22 memiliki nilai 5,4 kW sedangkan R407A memiliki nilai 5,43 kW. Hasil penelitian menunjukkan jika kinerja R22 lebih baik daripada R407A meskipun perbedaannya tidak terpaut jauh. R22 ataupun R407A memiliki kinerja sistem yang paling baik ketika memiliki temperatur evaporasi yang tinggi, temperatur kondensasi rendah dan efisisensi isentropik 100%. Kata kunci: R22, R407A, REFPROP, Variasi temperatur, Variasi efisiensi isentropik, Retrofiting. R22 adalah jenis refrigeran HCFC yang paling umum digunakan pada industri pendingin. R22 masih mengandung unsur klorin dan flour yang bersifat merusak lapisan ozon dan menyebabkan efek rumah kaca. Oleh karena itu pada tahun 2015 pemerintah melakukan pelarangan penggunaan R22. Unit refrigerasi yang menggunakan R22 dapat diganti dengan refrigeran lain yang memiliki karakteristik serupa dengan R22 namun tidak merusak lapisan ozon. Refrigeran alternatif yang dapat menggantikan R22 salah satunya adalah R407A. Penelitian ini mensimulasikan siklus kompresi uap sederhana menggunakan software REFPROP untuk mengetahui perbandingan kinerja R22 dan R407A dengan cara memvariasikan temperatur evaporasi, temperatur kondensasi, dan efisiensi isentropik. Variasi temperatur evaporasi dilakukan pada -10°C, -5°C, 0°C, 5°C, 10°C, variasi temperatur kondensasi dilakukan pada 30°C, 40°C, 50°C, 60°C dan variasi efisiensi isentropik dilakukan pada 50%, 70%, 100%. Pada temperatur kondensasi 30°C dan temperatur evaporasi 10°C dengan efisiensi isentopik 100% COP aktual pada R22 memiliki nilai 12,64 sedangkan R407A memiliki nilai 11,73, Efisiensi refrigerasi pada R22 memiliki nilai 89% sedangkan R407A memiliki nilai 83%, daya kompresor pada R22 memiliki nilai 0,4 kW sedangkan R407A memiliki nilai 0,43 kW, heat rejection kondensor pada R22 memiliki nilai 5,4 kW sedangkan R407A memiliki nilai 5,43 kW. Hasil penelitian menunjukkan jika kinerja R22 lebih baik daripada R407A meskipun perbedaannya tidak terpaut jauh. R22 ataupun R407A memiliki kinerja sistem yang paling baik ketika memiliki temperatur evaporasi yang tinggi, temperatur kondensasi rendah dan efisisensi isentropik 100%.

Deskripsi Alternatif :

R22 is a type of HCFC refrigerant that is most commonly used in the refrigeration industry. R22 still contains elements of chlorine and fluorine which destroy the ozone layer and cause the greenhouse effect. Therefore, in 2015 the government prohibited the use of R22. The refrigeration unit using R22 can be replaced with another refrigerant that has similar characteristics to R22 but does not damage the ozone layer. One of the alternative refrigerants that can replace R22 is R407A. This study simulates a simple vapor compression cycle using REFPROP software to determine the performance comparison of R22 and R407A by varying the evaporation temperature, condensation temperature, and isentropic efficiency. Evaporation temperature variations are carried out at -10 ° C, -5 ° C, 0 ° C, 5 ° C, 10 ° C, variations in condensation temperature are carried out at 30 ° C, 40 ° C, 50 ° C, 60 ° C and variations in efficiency isentropics is performed at 50%, 70%, 100%. At a condensation temperature of 30 ° C and an evaporation temperature of -10 ° C with 100% isentopic efficiency, the actual COP on R22 has a value of 12.64 while R407A has a value of 11.73, the refrigeration efficiency at R22 has a value of 89% while R407A has a value of 83%, Compressor power on R22 has a value of 0.4 kW while R407A has a value of 0.43 kW, the condenser heat rejection on R22 has a value of 5.4 kW while R407A has a value of 5.43 kW. The results showed that the performance of R22 was better than R407A, even though the difference was not much different. R22 or R407A has the best system performance when it has high evaporation temperature, low condensation temperature and 100% isentropic efficiency.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Windy Hermawan Mitrakusuma, M.T.




    Pembimbing 2: Nani Yuningsih, S.Si.,M.Si., Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...