Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2021

Kaji Eksperimental Perbandingan Refrigeran Sekunder Ethylene Glycol dan Glycerol Terhadap Performansi Ice Slush Machine

Experimental Study Comparison Of The Secondary Refrigerant Ethylene Glycol And Glycerol On The Performance Of Ice Slush Machine

Tugas Akhir, 014 / 2021 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2024-02-22 09:25:31
Oleh : Muhamad Fajar Sidiq - 181611015 (muhamad.fajar.tptu18@polban.ac.id )
Dibuat : 2024-02-22, dengan 4 file

Keyword : Ice slush machine, a secondary refrigerant, the performance of the system
Subjek : Ice slush machine, refrigeran sekunder, performansi sistem

Ice slush machine merupakan mesin pendingin yang digunakan untuk membuat minuman dingin bertekstur lembut dan halus seperti salju dengan tujuan produk minuman yang digunakan dapat menyimpan dingin lebih lama. Mesin ini menerapkan sistem refrigerasi kompresi uap dengan metode brine cooling dengan ethyelene glycol dan glycerol sebagai refrigeran sekunder. Refrigeran sekunder memiliki pengaruh terhadap performansi sistem dan chilling time yang dibutuhkan sistem untuk membuat produk menjadi slush. Pada tugas akhir ini dikaji performansi sistem meliputi COPaktual, COPcarnot, efisiensi dan konsumsi energi listrik dengan variasi refrigeran sekunder ethylene glycol dan glycerol. Berdasarkan hasil pengujian ketika sistem menggunakan refrigeran sekunder ethylene glycol memiliki nilai COPaktual rata-rata sebesar 2,6, nilai COPcarnot rata-rata sebesar 4,5 untuk nilai konsumsi energi sebesar 2,036 kWh dan nilai efisisensi sebesar 59%. Sedangkan hasil pengujian ketika sistem menggunakan refrigeran sekunder glycerol memiliki nilai COPaktual rata-rata sebesar 2,4, nilai COPcarnot rata-rata sebesar 4,4, untuk nilai konsumsi energi sebesar 2,529 kWh dan nilai efisisensi sebesar 54%.

Deskripsi Alternatif :

Ice slush machine is a cooling machine that is used to make cold drinks with a soft and smooth texture like snow with the aim that the beverage products used can keep cold longer. This machine applies a vapor compression refrigeration system with brine cooling method with ethylene glycol and glycerol as secondary refrigerants. Secondary refrigerant has an influence on system performance and the chilling time required by the system to make the product slush. In this final project, the system performance includes COPactual, COPcarnot, efficiency and electrical energy consumption with variations of ethylene glycol and glycerol secondary refrigerants. Based on the test results when the system uses ethylene glycol secondary refrigerant has an average COP value of 2.6, an average COP value of 4.5, for an energy consumption value of 2.036 kWh and an efficiency value of 56%. While the test results when the system uses glycerol secondary refrigerant has an average COP value of 2.4, an average COP value of 4.4, for an energy consumption value of 2.529 kWh and an efficiency value of 54%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Tandi Sutandi, S.ST., M.T.


    Pembimbing 2: Nur Khakim, S.T., M.Sc., Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...