Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2021

Kaji Eksperimental Pengaruh Udara Keluaran Evaporator yang Dialirkan ke Kondenser Terhadap Performansi Sistem Refrigerasi Penghasil Air Minum Embun

Experimental Study on The Effect of Flowed Air from Evaporator into The Condenser on The Performance of Refrigeration System as A Generator of Dew Drinking Water

Tugas Akhir, 018 / 2021 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2024-02-22 09:43:43
Oleh : Muhammad Arsy Salsabil Prima - 181611018 (muhammad.arsy.tptu18@polban.ac.id )
Dibuat : 2024-02-22, dengan 4 file

Keyword : vapor compression, dew drinking water, performance
Subjek : Kompresi uap, air minum embun, performansI

Sistem refrigerasi kompresi uap penghasil air minum embun bekerja dengan prinsip yang sama dengan siklus refrigerasi kompresi uap. Dalam siklus refrigerasi kompresi uap, uap air yang terkandung di dalam udara dapat dikondensasi dengan menggunakan evaporator. Hasilnya, air hasil kondensasi dapat diminum setelah melewati proses filtrasi dan pembunuhan bakteri menggunakan sinar ultra violet. Pada sistem yang sudah dirancang, udara dingin keluaran evaporator dialirkan langsung ke kondenser. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode perbandingan performansi sistem pada saat ada dan tidak adanya udara dingin yang dialirkan ke kondenser. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketika udara dingin dialirkan ke kondenser, didapatkan nilai COPaktual 4,13, nilai COPcarnot 6,34, efisiensi 66,19%, dan daya listrik 684 watt. Sementara itu, ketika tidak ada udara dingin dialirkan ke kondenser didapatkan nilai COPaktual 3,42, nilai COPcarnot 5,8, efisiensi 58,9%, dan daya listrik 799,9 watt. Artinya, dengan mengalirkan udara dingin ke kondenser, beda suhu menjadi lebih besar dan kalor yang terbuang lebih banyak sehingga kerja kompresor lebih ringan dan arus listrik menjadi lebih rendah.

Deskripsi Alternatif :

Vapor Compression Refrigeration System as A Generator of Dew Drinking Water used the same principle as the cycle of refrigeration vapor compression. In the cycle of refrigeration vapor compression, the vapor in the air can be condensed by evaporator. The water from the condensation process can be drinking by us after passing through the filtration process and sterilization by ultraviolet. In the designed system, the air from the evaporator flowed directly into the condenser. The analytical method used during this observation is comparing the performance system when and when not the air flowed directly into the condenser. When the air flowed directly into the condenser, the results are 4.13 COPactual, 6.34 COPcarnot, 66.19% efficiency, and 648 watt of power. Meanwhile, when the air not flowed directly into the condenser, the results are 3.42 COPactual, 5.8 COPcarnot, 58.9% efficiency, and 799.9 watt of power. These results indicate that the air flowing directly into the condenser could raise the temperature difference and more wasted heat, resulting in more efficiency and lower power.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Arda Rahardja Lukitobudi, M.Eng.


    Pembimbing 2: Nani Yuningsih, S.Si., M.Si, Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...