Path: Top > Tugas Akhir - D3 > 2017 > Jurusan Teknik Refrigerasi & Tata Udara > Program Studi Teknik Pendingin & Tata Udara > 2020

Analisis Perbandingan Performa Cooling Tower Unit Dua pada Tahun 2016 dan 2017 di PT. Indonesia Power PLTP Kamojang

Comparative Analysis of Unit Two Cooling Tower Performance in 2016 and 2017 at PT. Indonesia Power Geothermal Power Plant Kamojang

Tugas Akhir, 018 / 2020 / RTU
Undergraduate Theses from JBPTPPOLBAN / 2021-12-07 09:21:40
Oleh : Muhammad Rachmat - 171611020 (rachmat_muhammad@yahoo.com)
Dibuat : 2021-12-07, dengan 4 file

Keyword : Comparative Analysis, Unit Two, Cooling Tower, Performance, PT. Indonesia Power Geothermal, Power Plant, Kamojang
Subjek : Analisis Perbandingan, Performa, Cooling Tower, Unit Dua, PT. Indonesia Power, PLTP Kamojang

Mesin-mesin dan proses industri menghasilkan kalor dalam pengoperasiannya. Kalor tersebut harus dibuang untuk mencapai efisiensi kerja pada mesin atau proses industri. Cooling tower digunakan sebagai komponen dalam proses pelepasan kalor. Cooling tower digunakan karena memiliki kelebihan yaitu membutuhkan konsumsi air yang tidak terlalu banyak dan juga memiliki luas area yang tidak terlalu besar. Peran cooling tower di PT. Indonesia Power PLTP Kamojang sangat penting dalam proses pelepasan kalor karena akan sangat berpengaruh dalam memaksimalkan proses pembangkit listrik. Tugas akhir ini membandingkan performa cooling tower Unit Dua di PLTP Kamojang dengan menggunakan data pada tanggal 20 Juni 2016 dengan 20 Juni 2017. Parameter yang dibutuhkan ialah temperatur masuk cooling tower, temperatur keluar cooling tower, temperatur bola basah lingkungan, dan debit air yang mengalir. Hasil dari analisis data didapatkan bahwa nilai range cooling tower pada tanggal 20 Juni 2017 mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 1,9°C dibandingkan dengan tanggal 20 Juni 2016. Nilai approach pada tanggal 20 Juni 2017 lebih rendah dari 20 Juni 2016 dengan perbedaan sebesar 0,5°C. Pada 20 Juni 2017 performa cooling tower menurun dengan penurunan sebesar 1,8% dibandingkan dengan performa cooling tower pada tahun sebelumnya.

Deskripsi Alternatif :

Machinery and industrial processes produce heat in their operation. This heat must be removed to achieve work efficiency in industrial machines or processes. A Cooling tower is used as a component in the process of absorption and removal of heat. A Cooling tower is used because it has advantages, namely that it requires not too much water consumption and also has an area that is not too large. Cooling towers at PT. Indonesia Power Geothermal Power Plant Kamojang is very important in the process of absorption and removal of heat because it is very influential in maximizing the geothermal power plant process. This final project compares the performance of cooling tower unit two at Geothermal Power Plant Kamojang using data on June 20, 2016 and June 20, 2017. The parameters needed are the cooling tower entry temperature, cooling tower exit temperature, environmental wet bulb temperature, and flowing water discharge. The results of the data analysis show that the value of the cooling tower temperature range on June 20, 2017 has decreased by an average of 1.9°C compared to June 20, 2016. The temperature approach value on June 20, 2017 is lower than June 20, 2016 with a difference of 0.5°C. On June 20, 2017 the cooling tower performance decreased by 1.8% compared to the cooling tower performance in the previous year.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTPPOLBAN
Organisasi
Nama KontakErlin Arvelina
AlamatJl. Trsn. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 201 3789 ext. 168, 169, 239
Fax022 201 3889
E-mail Administratorerlin.arvelina@polban.ac.id
E-mail CKOerlin.arvelina@polban.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Ir. Sumeru, M.T., Ph.D.


    Pembimbing 2: Drs. Ismail Wellid, M.T., Editor: Muhammad Abdillah Islamy, S.Pd

Download...